Oleh: Aulia Andri
Saya secara intens terlibat dalam kampanye pemenangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun, H Anton Achmad Saragih dan Benni Gusman Sinaga, pada tahun 2024 lalu. Berbagai isu yang dibawa dalam kampanye, dalam beberapa pertemuan dengan Bupati Anton Saragih, saya coba ingatkan.
Responnya, Bupati Simalungun ke-17 ini, menyatakan bahwa janji kampanye itu harus ditunaikan sesegera mungkin. Janji itu, sudah cukup buat saya untuk meyakinkan bahwa H Anton Saragih merupakan kepala daerah yang memegang teguh janjinya kepada masyarakat Simalungun.
Memasuki bulan ketiga kepemimpinan Bupati H Anton Saragih di Simalungun, saya juga melihat keseriusannya dalam membenahi infrastruktur di Simalungun. Dia tak sungkan turun langsung melihat kondisi jalan rusak di beberapa kawasan di Simalungun.
Baca Juga: Ketua TP PKK Simalungun Darmawati: Pembinaan Program PKK Bukan hanya untuk Pelombaan
Dia juga menjalin komunikasi publik yang baik dengan para stakeholder di Simalungun seperti PTPN IV untuk membenahi infrastruktur jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Selain itu, berbagai permintaan audensi dan undangan dari berbagai pihak diladeninya dengan langkah ringan. Saya bahkan heran, sepertinya Bupati H Anton Saragih ini tidak capek.
Pembenahan infrastruktur publik yang menjadi konsen Bupati H Anton Saragih tentunya tidak berlebihan. Di tengah efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah Jakarta, tentunya sebagai kepala daerah, dia harus memutar akal untuk bisa tetap memberikan pelayanan dan perbaikan infrastruktur publik. Maka itu, tak ada jalan lain, Bupati H Anton Saragih harus menggandeng berbagai stakeholder untuk membantu menyelesaikan hal tersebut.
Reformasi birokrasi di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Simalungun tentunya menjadi backbone untuk Bupati H Anton Saragih menjalankan tugasnya dengan mulus di lima tahun ke depan. Dukungan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki visi dan misi yang selaras dengan Bupati H Anton Saragih, mutlak diperlukan.
Maka itu, ke depan kepala OPD di Kabupaten Simalungun, harus bisa merealisasikan pemikiran Bupati H Anton Saragih, terutama terhadap janji kampanyenya. Karenanya, sebuah super team diperlukan untuk membantunya menyelesaikan banyak persoalan publik di Simalungun.
Baca Juga: Bupati Simalungun Terpilih dan Muhammadiyah Mitra Strategis
Berbagai program prioritas seperti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), jaminan modal untuk UMKM, penyediaan akses internet gratis untuk masyarakat, stimulus bagi pegiat sosial di rumah ibadah serta digitalisasi layanan publik, menjadi penting untuk bersama dipikirkan implementasinya.
Di tengah kesibukannya dan keinginannya terus mengabdi kepada masyarakat Simalungun, Bupati H Anton Saragih kini memasuki fase pembenahan. Dia belajar cepat dari kondisi riil masyarakat. Pikirannya mencari berbagai solusi terhadap persoalan-persoalan yang hadir di depannya. Saya menyaksikan bagaimana Bupati H Anton Saragih berupaya menyelesaikan masalah dengan elegan dan tidak grasak-grusuk.
"Saya akan selesaikan semua janji kampanye untuk masyarakat Simalungun. Tidak perlu menunggu lima tahun, kalau bisa kita laksanakan semuanya secepatnya," katanya dalam sebuah kesempatan ketika kami bertemu. (*)
Penulis adalah Sekretaris Semangat Baru Indonesia
