Nusantaraterkini.co, MAKKAH - Fase kepulangan jemaah haji Indonesia dari Tanah Suci menuju Tanah Air telah dimulai sejak 22 Juni 2024.
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah Khalilurrahman mengimbau jemaah haji Indonesia untuk mematuhi jadwal kepulangannya.
Baca Juga : Faktor Kesehatan, Satu Jemaah Kloter 11 Embarkasi Palembang Gagal Berangkat
"Kami mengimbau jemaah haji Indonesia untuk mematuhi jadwal kepulangannya. Jangan ada yang beribadah di Masjidil Haram mendekati jadwal kepulangan, karena bisa mengganggu waktu pergerakan," imbau Khalilurrahman di Makkah mengutip laman Kemenag, Minggu (23/6/2024).
Baca Juga : Sela Qamsiah Siswi 14 Tahun jadi Jemaah Termuda Gantikan sang Ibu
Karena itu, bila sudah mengetahui jadwal keberangkatan dari Makkah menuju Jeddah atau Madinah, Khalil menyarankan agar jemaah melaksanakan tawaf wada sehari sebelumnya.
"Jemaah harus sudah siap di pemondokan dua jam sebelum bus penjemputan tiba," pesannya.
Baca Juga : DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang Wacana War Tiket Haji
Khalil mengatakan, sebelumnya ada jemaah yang masih melakukan tawaf wada jelang keberangkatan sehingga rombongannya harus menunggu dia kembali ke hotel. Bus yang harusnya sudah berangkat jadi terlambat.
Baca Juga : Danantara Beli Lahan Kampung Haji, Komisi VI: Proses Pembangunan Harus Akuntabel dan Transparan
Selain itu, jemaah juga harus mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan seperti paspor hingga visa. Bila ada dokumen yang hilang bisa melapor ke petugas kloter.
"Konsultasi ke petugas kloter termasuk soal kesehatan ataupun dokumen supaya bisa dilaporkan oleh kloter ke sektor dan ke daker. Dokumen juga disiapkan dan menepati jadwal yang sudah disiapkan oleh panitia," pungkasnya.
Baca Juga : Update Haji 2026: Kloter 1 Yogyakarta Awali Kedatangan Jemaah Indonesia di Makkah
(zie/nusantaraterkini.co)
