Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kali Pertama, Penelitian Fundamental Memelihara Udang Vannamei di Tapteng

Editor :  hendra
Reporter :  Jasman
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Toga Mahaji, lulusan S3 Universitas Brawijaya Malang, Alumni 2013, sekarang Dosen di STPK Matauli Pandan. (Foto: Jasman Julius Mendrofa/nusantaraterkini.co).

nusantaraterkini.co, TAPTENG - Penelitian Fundamental memelihara udang Vannamei untuk kali pertama dilakukan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, pada Kamis (7/8/2025).

Gagasan ini diprakarsai oleh seorang Dosen Sekolah Tinggi Perikanan Matauli Pandan, Toga Mahaji.

Toga Mahaji yang lulusan S3 Universitas Brawijaya Malang tahun 2013 ini memiliki ide mengembangkan pemeliharaan undang Vannamei, melihat kondisi sepanjang Pantai Barat, Tapteng cocok dalam pembudidayaan udang dalam peningkatan perekonomian masyarakat terkhusus di Tapteng.

Baca Juga : PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin Gelar Safari Ramadan 1447 H, Salurkan Bantuan Sembako Ke Panti Asuhan Darurrahmah

"Harga udang perkilonya mencapai Rp 80.000 dan permintaan cukup tinggi," ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa penelitian yang ia lakukan ini, mencoba pemanfaatan lahan pekarangan rumah sebagai tempat budidaya udang melalui substitusi air laut, melalui pompa dari laut.

Toga Mahaji juga mencoba bereksperimen soal tambahan pakan udang yang berasal dari sisa kulit kopi yang terbuang.

Baca Juga : Tinjau Lokasi Terdampak Bencana, Kasum TNI Cek Pembangunan Huntara di Tapanuli Tengah

"Kulit kopi mengandung Tanin, suatu zat yang mendorong percepatan pergantian kulit udang," jelasnya.

"Bila udang sering berganti kulit, akan mempercepat proses pembesaran  sehingga proses panen bisa lebih cepat," timpalnya.

Berlokasi di lingkungan 1, Desa Aek Garut, Kecamatan Pandan, Toga Mahaji memulai eksperimennya, ia juga menggunakan berbagai bahan dalam pembuatan kolam dalam ukuran beragam.

Ia berharap eksperimen yang ia lakukan, bisa berhasil dan dapat diterapkan di pekarangan rumah warga yang berada sepanjang pesisir laut. Sehingga mendorong pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah untuk mengembangkannya dalam peningkatan perekonomian, menuju Tapteng Naik Kelas dan Adil untuk Semua.

(Jjm/ Nusantaraterkini.co).