Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kanit Reskrim Polsek Ciwandan Ditabrak Maling Tiang Lampu, 3 Pelaku Ditangkap, 1 Buron

Editor :  hendra
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kanit Reskrim Polsek Ciwandan Ditabrak Maling Tiang Lampu, 3 Pelaku Ditangkap, 1 Buron. (M Iqbal/detikcom)

nusantaraterkini.co, CILEGON - Kanit Reskrim Polsek Ciwandan, Iptu Yovan Pratama Bachdan ditabrak maling tiang lampu. Tiga pelaku berhasil ditangkap, sementara satu lainnya masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Hardi Meidikson Samula, saat dikonfirmasi, Jumat (10/1/2025) menjelaskan ketiga pelaku yakni DN (23), HL (51) dan EB (36). Mereka ditangkap di kediamannya masing-masing.

Baca Juga : Leher Pemotor Dibacok saat Duel dengan Kawanan Begal

"Satu pelaku lagi masih kita kejar. Dia pelaku utama. Dia yang menabrak Kanit Reskrim saat bersama tiga pelaku lainnya," kata Hardi.

Saat ini, jelas Hardi, tiga lelaku telah telah ditahan dan tengah menjalani penyelidikan dan pemeriksaan.

"Mereka ini ditangkap di rumah masing-masing, kurang lebih 1x24 jam," kata Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Hardi Meidikson Samula.

Baca Juga : Cerita Sekte Kanibal dan Seks Bebas dengan Mayat di Depan Umum: Berjalan Telanjang

Hasil pemeriksaan polisi, pelaku menabrak Kanit Reskrim tersebut lantaran panik saat aksinya memotong tiang lampu tertangkap basah oleh polisi.

Sebelum terjadi peristiwa penabrakan itu, Kanit Reskrim sudah menyatakan bahwa dirinya anggota polisi dari Polsek Ciwandan. Namun, pelaku tak menghiraukan dan langsung menancap gas hingga menabrak Kanit Reskrim.

Baca Juga : Kereta Tabrak Truk di Masaran Sragen: Kondisi Ringsek, Sopir Luka Berat

"Pada saat itu personel kita sudah menyampaikan 'kami dari kepolisian, kami dari Polsek Ciwandan, berhenti, kami polisi!, namun tetap digas mobilnya, tancap gas sampai motor anggota pun ditabrak sama dia, dan melarikan diri, panik, kemudian Kanit Reskrim menggantung di mobil kemudian terbawa kurang lebih 100 meter," ujarnya.

(Dra/nusantaraterkini.co).