Nusantaraterkini.co, ACEH TAMIANG - Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (15/01/2025).
Dalam kunjungan ini, Qodari melakukan pengecekan progress pemulihan pasca bencana banjir Aceh termasuk di antaranya progres penyediaan hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap) di Aceh Tamiang.
Baca Juga : DPR Dorong Percepatan Lahan Huntap Korban Bencana Aceh-Sumatera
"Kami ke hunian sementara (Huntara) yang disiapkan oleh Danantara, ada 600 unit, lokasinya di Desa Simpang Opak, Kec Karang Baru. Kabar baik, pengungsi yang ada di tenda akan segera pindah ke huntara ini," kata Qodari saat meninjau Huntara Simpang Opak.
Qodari menjelaskan kunjungannya ke Huntara Simpang Opak, menyusul kunjungan Presiden ke tempat tersebut sebelumnya. Waktu kunjungan itu Presiden Prabowo Subianto meminta agar huntara nyaman dan tidak panas.
"Sudah dipasang plafon, jadi tidak panas lagi. Kita juga sudah lihat, ada yang pakai ranjang, yang belum menyusul, sedang dalam proses," tutur Qodari.
Kastaf Kepresidenan Qodari menegaskan lokasi huntara Simpang Opak tempat yang sangat ramai, karena bisa ditunjukkan di sini jalan raya. Di lokasi ini juga ada masjid besar, dan di sekitar ini juga ada perumahan, banyak warung.
"Lokasi ini bukan tempat terpencil, tapi strategis, akan lebih baik di huntara dari pada di tenda. Di sini ada dapur umum, klinik kesehatan, tempat bermain anak. Di sebelah huntara juga sedang dibangun huntap, nanti dari huntara bisa pindah ke huntap," ujarnya.
Koordinator HAKA Pembangunan Huntara untuk korban bencana Aceh Tamiang, Yusuf Sitorus menyampaikan berdasarkan koordinasi dengan pemerintah setempat, terdapat 154 Kepala Keluarga yang saat ini telah pindah ke huntara.
"Pemindahan dari tenda ke huntara akan dilakukan bergelombang, agar penempatan itu nyaman. Mereka dari Desa Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, di desa tersebut ada 300 rumah hilang akibat banjir," ujar Sitorus.
Selain itu, Qodari juga mengunjungi Pondok Pesantren Darul Mukhlisin yang sempat terdampak kekuatan air dan material kayu dari banjir bandang di Aceh Tamiang pada 26 November 2025 lalu.
Baca Juga : BNPB Mulai Bangun Huntara bagi Korban Banjir dan Longsor di Tapanuli Utara
Dalam kunjungan kerja ini, Qodari juga menyerahkan bantuan berupa tas sekolah dan perlengkapan sekolah untuk belajar. Bantuan lainnya berupa makanan ringan (snack) untuk anak-anak.
(Cw4/Nusantaraterkini.co)
