NusantaraTerkini.co, SUNGGAL - Polisi akhirnya menetapkan tersangka terkait dengan kasus pembunuhan yang merenggut nyawa wanita lansia di Komplek PT IRA, Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal.
Hal ini disampaikan Kapolsek Sunggal Kompol Bambang Gunanti Hutabarat, ketika dikonfirmasi NusantaraTerkini.co, Senin (9/9/2024). Ia mengatakan adapun yang ditetapkan menjadi tersangka adalah suami korban.
"Iya sudah tersangka," katanya.
Baca Juga : 2 Warga Komplek Abdul Hamid Ditemukan Tewas Usai Diduga Menolak Dievakuasi saat Banjir
Bambang menjelaskan dari pemeriksaan, suami korban bernama Razali alias Atok (83) mengetahui telah menghabisi nyawa istrinya.
"Terhadap pelaku sudah ditahan dan motifnya masih didalami," tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang wanita 78 tahun bernama Nur Hamidah alias Nek Andong ditemukan tewas dengan leher nyaris putus digorok di Komplek PT IRA, Jalan Pelita, Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Senin (2/9/2024) malam.
Baca Juga : Toyota Avanza Ringsek Ditabrak Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
Korban ditemukan terkapar bersimbah darah di ruang tengah dengan kondisi tak bernyawa. Warga sekitar yang mengetahui kejadian ini lalu memberitahukan kepada pihak berwajib.
Lidia salah seorang warga mengatakan kalau korban pertama kali tewas saat suaminya Razali (83) memanggilnya dan mengatakan kalau korban telah tewas bunuh diri.
"Begitu saya lihat, saya menangis nenek itu udah berlumuran darah, lehernya luka," katanya.
Baca Juga : Polisi Ungkap Kasus Kematian Lansia di Muara Enim, Anak dan Cucu Kandung Jadi Tersangka Pembunuhan
Polisi yang mendapatkan laporan ini kemudian turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Jenazah korban lalu dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk autopsi.
"Lukanya di leher dan dekat alat vitalnya, saat ditemukan, atok itu bilang istrinya bunuh diri, tapi kami gak percaya," ungkapnya.
Lidia mengatakan korban dan suaminya sering bertengkar karena Razali sering cemburu dengan korban.
Baca Juga : Terdakwa Mengaku Dipaksa, DPR Desak Investigasi Menyeluruh Kasus Pembunuhan di Indramayu
"Sering cemburu atok itu, sering ribut," tukasnya.
(Cw5/NusantaraTerkini.co)
