Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kemampuan Baca Alquran akan jadi Syarat Masuk Sekolah dan TNI/Polri di Aceh

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem). (Foto: dok Instagram/@muzakirmanaf1964)

Nusantaraterkini.co, PIDIE JAYA - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) menyatakan, kemampuan membaca Alquran akan menjadi syarat utama dalam dunia pendidikan dan rekrutmen di Provinsi Aceh.

Hal ini disampaikannya saat membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 Tingkat Provinsi Aceh di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Meureudu, Sabtu (1/11/2025).

“Alquran akan menjadi awal dari segala hal. Masuk sekolah SMA kita tes baca Alquran, masuk SMP harus tes baca Alquran, bahkan masuk TNI dan Polri juga harus tes baca Alquran. Insya Allah akan kami programkan ke depan supaya Aceh lebih maju dan makmur,” katanya mengutip instagram @muzakirmanaf1964, Selasa (4/11/2025).

Baca Juga : Barus Jadi Tujuan Orang Arab Demi Mencari Pohon Kafur yang Disebutkan dalam Alquran

Menurut Mualem, kebijakan tersebut sejalan dengan visi Pemprov Aceh untuk memperkuat penerapan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan masyarakat dan memastikan generasi muda Aceh memiliki kemampuan dasar membaca kitab suci sejak dini.

“Jangan takut kalau ada tes baca Alquran. Itu kunci kita sebagai daerah Serambi Makkah, jangan hanya namanya saja Serambi Makkah,” katanya.

Lebih lanjut, Muzakir Manaf menyebut, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat penerapan syariat Islam secara menyeluruh di Aceh.

Ia menilai, Alquran adalah sumber nilai dan pedoman hidup yang mampu membentuk karakter masyarakat menuju kesejahteraan dunia dan akhirat.

Baca Juga : Praktisi Alquran Lokal Tersingkir dari Kursi Dewan Hakim, Walikota Diminta Beri Atensi

“Supaya betul-betul Aceh menjadi negeri syariat Islam yang kita banggakan. Al-Qur’an juga membuat kita selamat di dunia dan akhirat. Karena Al-Qur’an adalah segalanya bagi kita, apalagi kita di Aceh yang mayoritas umat Islam,” tandasnya.

(*/Nusantaraterkini.co)