Nusantaraterkini.co, MADINA - Kepala Desa Kun-kun di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berinisial J diduga menjadi pelindung pelaku sebuah lapak judi.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Karang Taruna Desa Kun-kun, Aldo Sapiola, setelah menggerebek salah satu lapak judi bersama warga setempat di Kecamatan Natal, pada Rabu (2/4/2025) lalu.
"Penggrebekan itu kami lakukan karena masyarakat telah resah atas aktivitas ilegal tersebut," ucap Aldo kepada Nusantaraterkini.co, Sabtu (5/4/2025).
Baca Juga: IYE Madina Laporkan Dugaan Pungli Retribusi Parkir ke Kejaksaan dan Polres Madina
Aldo menambahkan, saat warga menggrebek lapak judi itu, mereka mendapati seorang pria berinisial JIM, yang diduga oknum Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Lebih lanjut, dalam penjelasan Aldo, JIM saat itu telah sempat diamankan warga. Akan tetapi, oknum Kades datang dan diduga mencoba untuk melindungi oknum BPD tersbut.
"Oknum Kades itu mencegat warga yang berencana untuk membawa pelaku ke Polsek Natal untuk proses lebih lanjut," katanya.
"Saat momen itu, oknum Kades Kun-kun bersama dengan istri dan anaknya diduga mendorong masyarakat dan menarik JIM. Dan J membawa JIM ke dalam rumahnya," sambungnya.
Di sisi lain, warga setempat bernama Prengki Alexander, menambahkan saat yang bersamaan warga kemudian meminta agar JIM yang diduga disembunyikan di rumah oknum Kades ditunjukkan.
Upaya para warga, kata Prengki, justru dihalangi oleh istri oknum Kades tersebut. Warga dilempar menggunakan kursi serta sebuah papan.
"Bahkan diduga anak perempuan dari Kades berinisial L, juga ikut campur. Dia mendorong dan menarik baju seorang warga sampai baju berlubang dan melar," jelas Prengki.
"Dia juga menghina masyarakat karena telah menggrebek lapak judi dan menuduh masyarakat menggunakan narkoba dan suka mabuk," sambungnya.
Saat ini, warga Desa Kun-kun mengharpakan ada tindakan tegas dari pihak kepolisian terkait temuan mereka. Meskipun laporan mereka diduga tidak mendapat respons dari pihak kepolisian.
Baca Juga: Kapolrestabes Kombes Gidion Patroli Naik Motor dan Cek Pos Pam di Medan Sekitarnya
Sementara itu, Nusantaraterkini.co masih mengupayakan untuk melakukan verifikasi terkait dugaan para warga di Desa Kun-kun.
Sampai berita ini dimuat, semua pihak yang terlibat telah dihubungi namun belum mendapat tanggapan.
(cw7/nusantaraterkini.co)
