Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kereta Otonom Tanpa Rel Diharapkan Jadi Transportasi Modern di Kaltim

Reporter :  Khairul Arief
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melihat langsung keberadaan kereta otonom tanpa rel (Autonomous Rail Transit/ART) di pelabuhan peti kemas Kaltim Kariangau Terminal (KKT), Kecamatan Balikpapan Barat, Provinsi Kalimantan Timur./Ist

Nusantaraterkini.co, KALTIM - Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik mengharapkan kereta otonom tanpa rel (Autonomus Rail Transit/ART) bisa menjadi transportasi modern di seluruh Kaltim.

"Tapi sebelum ini terwujud tentu harus memiliki infrastruktur jalan yang memadai," katanya di Hotel Novotel Balikpapan, Jumat (2/8/2024).

Akmal mengemukakan, kereta ini sudah tiba di Kaltim dan akan dilakukan uji coba di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 5 Agustus mendatang sebelum digunakan pada 17 Agustus.

Baca Juga : Sebelum ke IKN, Duplikat Bendera Pusaka-Teks Proklamasi akan Jalani Prosesi Kirab

Kota Nusantara yang berada di Kalimantan Timur menjadi kota pertama yang menjajal wujud kecanggihan transportasi era modern tersebut, dimana kereta tersebut tanpa memiliki rel, dan secara otomatis berjalan dengan membaca marka yang sudah disiapkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan Adward Skenda Putra mengatakan apa yang diharapkan Pj Gubernur Kaltim bisa saja terwujud di Kota Balikpapan, terlebih lagi Kota Balikpapan masuk sebagai wilayah aglomerasi transportasi di IKN.

"Tapi hal itu mungkin terjadi jika jalan-jalan di Balikpapan dapat ditingkatkan seperti di IKN, kapasitas jalan kita belum memadai untuk pengoperasian kereta otonom,” ujar Edo sapaan akrab Adwar Skenda Putra.

Baca Juga : Ini Jadwal Keberangkatan Bus dari Terminal Batu Ampar ke IKN

Edo mengungkapkan ada rencana dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk membuat jalur kereta yang menghubungkan Kota Balikpapan dengan Kota Nusantara tepatnya dari Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan.

“Konsepnya mirip dengan kereta bandara di Yogyakarta International Airport. Dari Bandara SAMS Sepinggan, penumpang bisa berganti ke kereta otonom menuju IKN,” imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat di Balikpapan menyampaikan kereta otonom di IKN merupakan rangkaian uji coba dari perusahaan China Railway Construction Corporation Limited (CRCC) yang merupakan perusahaan konstruksi berbasis di Beijing, China mulai Agustus hingga Desember mendatang.

Baca Juga : Kapolri akan ke Kaltim Cek Kesiapan Pengamanan Rangkaian HUT ke-79 RI di IKN

"Jadi kereta ini memiliki skema pembelian layanan (buy the service) yang dimulai pada tahun depan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)," jelas Budi.

Budi menerangkan, kereta ART ini memiliki tiga gerbong masing-masing gerbong depan, tengah dan gerbong belakang. Untuk satu gerbong kereta bisa muat sebanyak 75 orang.

"Maka, dalam satu rangkaian kereta ini bisa memuat kapasitas sebanyak 200 orang," jelasnya.

Baca Juga : KPK Sita Lamborghini hingga Rubicon Kasus TPPU Eks Bupati Kukar, Total 19 Kendaraan

Dia menegaskan bahwa kereta tanpa rel itu ramah lingkungan dan menggunakan listrik sebagai sumber tenaganya.

Budi berharap, kereta otonom ini bisa menjadi ikon transportasi di Ibu Kota Nusantara, serta dengan keunggulan tanpa rel bisa digunakan di kota lain seperti Jakarta, Bandung, Semarang dan kota lainnya. (cw6/nusantaraterkini.co)