Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar di MPR Firman Soebagyo, mengingatkan pentingnya nilai-nilai Dasa Sila Bandung di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia, khususnya konflik yang melibatkan Amerika Serikat-Israel dan Iran.
Ia menilai situasi global yang semakin memanas harus menjadi pengingat bagi negara-negara di dunia untuk kembali pada prinsip-prinsip dasar hubungan internasional yang damai dan saling menghormati.
Baca Juga : Firman Soebagyo Ingatkan Bahaya Buzzer dan Hoaks, Masyarakat Diminta Bijak Bermedia Sosial
Menurut Firman, Dasa Sila Bandung merupakan sepuluh prinsip yang menjadi dasar bagi negara-negara Asia dan Afrika dalam menjalin hubungan internasional. Prinsip tersebut lahir dari Konferensi Asia-Afrika 1955 yang digelar di Bandung, Indonesia.
Baca Juga : DPR Desak Audit Ponpes Pati Usai Dugaan Kekerasan Seksual
“Dalam kondisi dunia yang penuh konflik seperti saat ini, nilai-nilai yang terkandung dalam Dasa Sila Bandung menjadi sangat relevan untuk kembali diingat dan dijadikan pedoman oleh negara-negara di dunia,” ujarnya, Sabtu (14/3/2026).
Firman menjelaskan, Dasa Sila Bandung memuat 10 prinsip utama, yaitu menghormati hak asasi manusia serta tujuan dan asas Piagam PBB, menghormati kedaulatan dan integritas wilayah semua negara, serta mengakui persamaan derajat semua bangsa baik besar maupun kecil.
Baca Juga : Konflik Memanas, Rosatom Evakuasi Ratusan Staf Ahli Nuklir Rusia dari PLTN Bushehr Iran
Selain itu, prinsip tersebut juga menegaskan larangan mencampuri urusan dalam negeri negara lain, menghormati hak setiap bangsa untuk mempertahankan diri sesuai Piagam PBB, serta tidak menggunakan pengaturan pertahanan kolektif untuk kepentingan negara besar.
Baca Juga : Iran Konfirmasi Gugurnya Ali Larijani dalam Serangan Israel-AS
Prinsip lainnya adalah tidak melakukan agresi atau penggunaan kekerasan terhadap integritas wilayah atau kemerdekaan politik negara lain, menyelesaikan sengketa internasional secara damai, meningkatkan kerja sama internasional yang saling menghormati dan saling menguntungkan, serta menghormati keadilan dan kewajiban internasional.
Firman menilai, pesan utama dari Dasa Sila Bandung adalah pentingnya membangun tatanan dunia yang damai, adil, dan menghormati kedaulatan setiap negara.
“Dasa Sila Bandung bukan hanya warisan sejarah, tetapi juga pedoman moral bagi hubungan antarbangsa agar konflik tidak terus berulang dan dunia dapat hidup dalam perdamaian,” tegasnya.
(LS/Nusantaraterkini.co)
