Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin menyampaikan dukungannya terhadap pandangan dan sikap Presiden Prabowo Subianto atas konflik Amerika Serikat dengan Republic Islam Iran saat ini.
"Sikap Netral terhadap para pihak yang berkonflik adalah wujud politik bebas aktif diplomasi bangsa Indonesia. Sebagai bangsa kita harus menghormati pandangan, sikap dan keputusan pemimpin Nasional kita tersebut," ujar Sultan, Rabu (11/3/2026).
Baca Juga : Apresiasi Prabowo di Filipina, GREAT Institute: ASEAN Lahir dari Rahim Solidaritas Kawasan
Menurutnya, dalam sejarahnya Indonesia adalah Negara penggagas Gerakan Non-Blok di antara konfrontasi dua kekuatan global.
Baca Juga : Cegah Korupsi, Gus Ipul Usul Pengadaan Barang dan Jasa Program Sekolah Rakyat Dialihkan ke Lembaga Lain
"Kami sangat memahami Dan sepenuhnya mendukung sikap diplomatic Presiden Prabowo yang demikian bijaksana demi kepentingan bangsa Dan Negara. President berupaya menjaga hubungan baik dengan semua negara," tegasnya.
DPD, kata Sultan, mengapresiasi langkah President Prabowo yang telah menyampaikan ucapan belasungkawa atas gugurnya pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamaeni.
Baca Juga : Ketua DPD: Pembatasan Kunjungan Taman Nasional Komodo Rugikan Pariwisata Nasional
"Tentunya Ucapan belasungkawa Presiden tersebut mewakili seluruh Bangsa Indonesia kepada bangsa Iran," ujar Mantan wakil Gubernur Bengkulu itu.
Baca Juga : Ketua DPD: Revisi RUU Kesejahteraan Sosial Kunci Perkuat Ketahanan Nasional
Sebagai Negara mayoritas Muslim, ungkapnya, tentunya kita sangat berempati dengan saudara-saudara kita yang menjadi korban perang di Iran. Namun juga menghormati kepentingan Dan kebijakan luar negeri dari Negara-negara sahabat lainnya.
"Prinsipnya Presiden ingin mengedepankan politic luar negeri bebas aktif Dan non blok. Karena semua pihak yang bertikai adalah sahabat baik Indonesia," tutupnya.
Baca Juga : Cadangan Beras Tembus 5,2 Juta Ton, DPD: Kebijakan Pangan di Jalur Tepat
Dalam pernyataan resminya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan, Indonesia memegang teguh prinsip politik luar negeri bebas aktif di tengah dinamika konflik global yang makin kompleks.
Baca Juga : Sekjen DPD RI Ajak Mitra Strategis Berkolaborasi untuk Pembangunan Daerah
(LS/Nusantaraterkini.co)
