Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Ketua DPRD Medan Minta Kajian Ulang Penetapan Parkir Barcode dan Konvensional

Editor :  Rozie Winata
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen (Sumber foto: Elvirida Lady Angel Purba/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen, menanggapi tuntutan masyarakat terkait penetapan sistem parkir berbasis barcode dan konvensional yang kini mulai diterapkan di Kota Medan.

Dia menyampaikan harapannya agar kebijakan tersebut dikaji ulang agar tidak menimbulkan ketidakadilan di kalangan masyarakat pengguna parkir.

Baca Juga : Peringatan Nuzulul Qur'an, Rico Waas: Momentum Penguatan Keimanan dan Menjadi Insan Qurani

"Perda ini seharusnya bisa berlaku adil bagi semua lapisan masyarakat. Jika masyarakat merasa keberatan dengan penerapan parkir barcode maupun konvensional ini, kami mengimbau mereka untuk membuat pengaduan secara tertulis," ujarnya kepada Nusantaraterkini.co Jumat (1/11/2024).

Baca Juga : Pemko dan DPRD Medan Sepakati 10 Ranperda Prioritas dalam Propemperda 2026

Menurutnya, laporan resmi dari masyarakat sangat diperlukan untuk menjadi dasar evaluasi DPRD Medan dalam menentukan langkah selanjutnya.

"Jika ada surat pengaduan resmi dari masyarakat, kami akan meninjau kembali kebijakan ini untuk memastikan bahwa implementasinya sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan masyarakat," jelasnya.

Baca Juga : Viral Tarif Parkir CFN Atmo Rp 3 Ribu, Pengunjung: Katanya Seribu!

Kebijakan sistem parkir barcode telah menuai pro dan kontra sejak awal diberlakukan. Beberapa pihak menilai sistem ini bisa meningkatkan efisiensi, sementara yang lain merasa kesulitan dengan mekanisme baru tersebut.

Baca Juga : Bupati Deliserdang Ngamuk, Jukir Kutip Uang Parkir di Pasar Bakaran Batu

Dia berharap, masukan dari masyarakat akan membantu pihaknya untuk melakukan evaluasi yang lebih tepat dalam menjamin keberlanjutan kebijakan parkir yang adil dan inklusif di Kota Medan.

(Cw9/Nusantaraterkini.co)

Baca Juga : DPRD Medan Minta Wali Kota Evaluasi Regulasi Pemotongan Hewan