Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Ketua MPR Ahmad Muzani menyampaikan tentang komitmen Presiden Prabowo dalam memajukan dunia pendidikan Indonesia dengan mengalokasikan Rp722 triliun untuk pendidikan.
Menurut Muzani, angka ini merupakan amanat Undang-Undang Dasar yakni 20 persen dari total APBN. Namun, Muzani mengatakan itu saja belum cukup.
Baca Juga : Fraksi Golkar, MPR Fokus Pendidikan dan Obligasi Daerah Sepanjang 2025-2026
"Alokasi anggaran pendidikan ini sangatlah besar, Rp722 triliun. 20 persen dari total APBN kita. Tapi bagi Pak Prabowo itu saja belum cukup. Sekarang Pak Prabowo memikirkan pentingnya perbaikan gizi untuk meningkatkan kualitas SDM kita. Pak Prabowo akan memberi makan bergizi gratis kepada 82,9 juta anak Indonesia. Inilah investasi besar yang dilakukan Presiden Prabowo untuk kemajuan dunia pendidikan kita," katanya, Sabtu (30/11/2024).
Baca Juga : MPR Dorong Kemudahan Akses Lapangan Kerja bagi Disabilitas
Menurut Muzani, pemerintah Presiden Prabowo memiliki kesadaran tinggi untuk memajukan bangsa Indonesia melalui investasi besar-besaran di sektor pendidikan. Ini sebagai komitmen Prabowo untuk mewujudkan Indonesia Maju dengan SDM berdaya saing tinggi.
"Apa artinya? bahwa kesadaran Presiden Prabowo untuk memperbaiki kualitas pendidikan, memperbaiki SDM orang Indonesia, memajukan bangsa kita ini sebuah komitmen investasi jangka panjang serta menunaikan janji-janji kampanye beliau," ujar Muzani.
Baca Juga : HUT ke-18 Gerindra: Sinyal Dua Periode Mengudara di Senayan
"Inilah komitmen Presiden Prabowo. Beliau memulai untuk memperkuat bangsa kita memperkuat Indonesia. Berbagai kebijakan telah dibuat oleh Presiden Prabowo, swasembada pangan, makan gizi gratis, menghapus utang, terakhir menaikan gaji guru. Ini sebuah ikhtiar sebuah komitmen dari seorang Prabowo untuk memajukan dan mensejahterakan bangsa Indonesia," imbuhnya.
Sekjen Partai Gerindra ini sangat mengapresiasi langkah presiden naikkan gaji guru baik PNS dan swasta (bukan PNS). Ini juga bagian dari realisasi janji-janji kampanye Presiden Prabowo untuk meningkatkan kesejahteraan guru-guru di Indonesia.
"Kita harus apresiasi pemerintah yang telah menaikan gaji guru baik PNS dan swasta. Ini merupakan suatu perhatian pemerintah Presiden Prabowo untuk kebaikan dan peningkatan kesejahteraan profesi guru. Ini juga sebagai bukti dari janji-janji kampanye yang beliau tunaikan sebagai seorang yang komit," jelas Muzani.
Baca Juga : Apresiasi Prabowo di Filipina, GREAT Institute: ASEAN Lahir dari Rahim Solidaritas Kawasan
"Mudah-mudahan pendidikan kita jauh lebih baik dari saat ini. Ikhtiar Darul Hikam untuk memperbaiki dunia pendidikan kita dan memberikan dorongan bagi serta manfaat bagi kemajuan pendidikan anak-anak kita," tutupnya.
Baca Juga : Cegah Korupsi, Gus Ipul Usul Pengadaan Barang dan Jasa Program Sekolah Rakyat Dialihkan ke Lembaga Lain
(cw1/Nusantaraterkini.co)
