Nusantaraterkini.co, TAPSEL - Warga Parsalakan bernama Martua Pane mengaku ketiban rezeki dari hasil penjualan es dawet ayu dagangannya selama 10 hari di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (27/12/2025).
Selama waktu itu, dia mengatakan, penjualannya terbilang ramai diburu pembeli.
"Untuk penjualan lancar, harga es nya Rp5.000 rupiah satu cup. Kendalanya hanya ketika cuaca tidak mendukung, pasti bersisa," katanya.
Baca Juga : Natal 2025 di Tengah Bencana, Warga Tapsel Rayakan dengan Kesederhanaan
Martua Pane menjelaskan, dalam satu hari bisa dihabiskan sekitaran 100 cup. Dari situ, dia bisa memperoleh penghasilan sekitar Rp400 ribu sampai Rp500 ribu.
Baca Juga : Risman Manullang: Natal Tahun Ini Tak Lagi Sama bagi Warga Huta Godang
Seorang konsumen, Azi jajanan es dawet laris dibeli karena sangat menyegarkan.
Ia berharap dampak bencana yang terjadi ini bisa cepat berlalu.
"Kasihan masyarakat, apalagi kondisi rumah warga yang di Garoga sudah pada hilang dan hancur. Untuk pemerintah agar dipercepat lah pembangunan tempat tinggal mereka, masa harus tinggal di pengungsian terus," katanya.
(ron/nusantaraterkini.co)
