Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

KMP Jatra II Gerak Cepat Angkut Bantuan Logistik Pemulihan Bencana Sumatera

WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Bantuan alat berat excavator tampak lagi dimuat di KMP Jatra II dalam upaya bantuan bencana di wilayah Sibolga, Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat, Jumat (5/12/2025). (Foto: Humas ASDP).

Nusantaraterkini.co,PADANG -KMP Jatra II milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) gerak cepat dalam mengangkut bantuan logistik dalam pemulihan bencana di wilayah Sumatera. 

Kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat, Jumat (5/12/2025) pukul 12.10 WIB menuju Pelabuhan Sibolga dan Nias Sumatera Utara.

Baca Juga : DPR: Sebagai Dukungan Moral Korban, Bencana Sumatera Perlu Penetapan Jadi Bencana Nasional

Ketika bencana melanda dan jalur darat lumpuh oleh banjir serta longsor, laut kembali menjadi nadi harapan. Dari Padang hingga Sibolga, warga dan korporasi bergerak spontan mengumpulkan logistik, menyiapkan sembako, hingga mengirimkan kendaraan relawan. Semangat kebersamaan inilah yang mengantar KMP Jatra II milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali berlayar.

Dengan muatan vital: beras, kasur, elpiji, sembako, serta 7 unit excavator dan 2 dump truk. Armada ini diberangkatkan sebagai bagian dari misi percepatan pemulihan pascabencana, untuk membuka kembali ruas-ruas jalan yang tertutup material longsor.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menuturkan bahwa keberangkatan kapal ini merupakan wujud nyata kolaborasi lintas lembaga. 

Baca Juga : Korban Meninggal Bencana Sumatera Capai 867 Jiwa, BNPB: 31 Jenazah Ditemukan, 521 Orang Masih dalam Pencarian

“Misi kemanusiaan ini tidak lepas dari dukungan Danantara, Kementerian Perhubungan, Kodaeral TNI AL, Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Bea Cukai, serta sinergi BUMN Karya seperti Hutama Karya, Nindya Karya, Adhi Karya, Brantas Abipraya, dan Wijaya Karya. Semua bergerak dengan satu tujuan membantu masyarakat bangkit dari situasi sulit,” ujarnya.

Heru menekankan bahwa alat berat yang diangkut memiliki peran krusial dalam mengatasi hambatan akses darat.

“Dengan percepatan pembersihan jalur, mobilitas logistik dan aktivitas masyarakat diharapkan segera pulih. Ketika jalan kembali terbuka, pemulihan ekonomi dapat bergerak lebih cepat,” jelasnya.

Dari posko keberangkatan di Teluk Bayur, tercatat 53 penumpang, yang terdiri dari relawan, supir, dan operator alat berat, serta 21 kendaraan ikut menyeberang menuju Sibolga. Muatan terdiri dari 1 sepeda motor, 1 mobil pribadi, 3 pick-up, 9 truk, dan 7 alat berat excavator PC 200/210 long arm.

Baca Juga : Kritik Keras DPR: Cabut Izin Usaha Perusahaan yang Rusak Hutan dan Tak Peduli Korban Bencana Sumatera

Seluruh penumpang dan kendaraan bermuatan bantuan dibebaskan dari biaya tiket, sebagai komitmen ASDP terhadap misi kemanusiaan.

(Jjm/Nusantaraterkini.co)