nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Farah Puteri Nahlia, merespons soal konflik yang terjadi di Timur Tengah, terkhusus pasca serangan Israel ke Iran. Ia menegaskan keselamatan WNI adalah prioritas.
"Dalam situasi genting ini, keselamatan WNI adalah prioritas mutlak. Saya mengapresiasi sikap Iran yang tetap membuka jalur komunikasi dan menjamin perlindungan terhadap WNI, meski negaranya sedang berada dalam situasi krisis," ujar Farah Puteri, Senin (16/6/2025).
Farah mengatakan Iran menunjukkan iktikad baik dengan menjunjung tinggi prinsip kemanusiaan dalam menangani dampak konflik, termasuk memberikan ruang perlindungan termasuk WNI. Komisi I DPR, kata dia, akan terus memantau hal tersebut.
Baca Juga : Pemerintah Didesak Segera Pulangkan 13 ABK Terjebak di Azerbaijan
"Saya mengecam keras serangan terhadap wilayah sipil dan mendukung pernyataan tegas Kementerian Luar Negeri RI yang menilai tindakan Israel sebagai bentuk pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan prinsip dasar hak asasi manusia," ujar politikus PAN ini.
"Kami di Komisi I DPR akan terus memantau, berkoordinasi, dan memastikan bahwa upaya diplomasi, perlindungan sipil, serta kontingensi evakuasi benar-benar disiapkan dan dieksekusi dengan baik," tambah legislator dapil Jabar ini.
Farah mendukung KBRI Teheran yang telah bertindak cepat dengan mengeluarkan imbauan keselamatan. Dirinya meminta seluruh pihak yang berkonflik akan menempuh upaya damai.
Baca Juga : DPR Dorong RUU Perlindungan Pelajar Indonesia di Luar Negeri di Tengah Konflik Global
"Langkah antisipatif KBRI sangat penting, namun situasi ini juga menjadi pengingat bagi dunia: bahwa konflik bersenjata hanya akan menghasilkan penderitaan kemanusiaan. Maka, saya menyerukan kepada seluruh pihak yang bersengketa untuk segera menempuh solusi damai yang adil dan bermartabat," tegas anak dari Kabarharkam Mabes Polri Komjen Pol Fadli Imran ini.
(cw1/nusantaraterkini.co).
