Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Kuasa hukum mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin, Titis Rachmawati menyampaikan jika memang benar kliennya saat ini sedang menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Jakarta. Klarifikasi ini diberikan menyusul beredarnya dokumentasi visual di media sosial yang memperlihatkan kondisi kesehatan Gubernur Sumsel periode 2008–2018 tersebut.
Titis menyebut jika saat ini fokus utama adalah proses pemulihan kesehatan sosok yang dikenal luas sebagai pelopor sekolah dan berobat gratis di Sumsel tersebut.
"Iya benar klien kami saat ini sedang fokus menjalani perawatan medis. Kami mohon dukungan doa agar beliau segera pulih dan bisa kembali beraktivitas," ujar Titis, saat dikonfirmasi Nusantaraterkini.co melalui pesan WhatsApp, Senin (23/2/2026).
Baca Juga : Gandi Islamiyani, Bocah Simbol Pendidikan Gratis Kini jadi Pejuang di Depan Papan Tulis
Terkait detail diagnosis penyakit yang diderita, pihak tim hukum meminta masyarakat dan media untuk menghormati privasi medis keluarga.Ia mengatakan saat ini keterangan lebih rinci belum dapat dibagikan demi kenyamanan pasien selama masa perawatan.
"Mohon maaf, kami belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut demi menjaga privasi medis beliau. Kami ingin menyampaikan terima kasih atas doa dan perhatian masyarakat terhadap kondisi kesehatan klien kami," katanya.
Baca Juga : Perkara Hukum Alex Noerdin Resmi Dihentikan Pasca-Meninggal Dunia, Titis: Biarkan Beliau Tenang
Selain itu, pihak kuasa hukum memberikan imbauan khusus terkait foto-foto kondisi Alex Noerdin yang diambil secara diam-diam dan tersebar luas di jagat maya. Pihaknya berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menyebarkan informasi yang bersifat pribadi.
Baca Juga : Alex Noerdin Derita Infeksi Empedu, Kuasa Hukum: Penyakitnya Sudah Menyebar
"Terkait foto-foto yang beredar, kami memohon dengan kerendahan hati agar foto tersebut tidak disebarluaskan kembali. Mari kita berikan ruang privasi agar beliau dapat beristirahat dengan tenang tanpa terganggu oleh dokumentasi yang diambil tanpa izin. Kami berharap kita semua bisa saling menghormati batas-batas pribadi," pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Satu Korban Bus ALS Meninggal Akibat Gagal Napas, Jenazah Dipulangkan ke Tegal
