Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kurangi Bahaya Duduk Terlalu Lama, Ini Waktu Ideal Untuk Jalan Kaki

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
IST

NUSANTARATERKINI.CO, JAKARTA - Banyaknya aktifitas dengan duduk, dapat menimbulkan berbagai masalah di dalam tubuh.

Jangan tunggu beragam penyakit menghampiri, kita dapat berolah raga ringan seperti jalan kaki.

Kendati demikian, jalan kaki terbukti memiliki segudang manfaat, salah satunya menurunkan risiko bahaya duduk terlalu lama, seperti ditulis dalam jurnal Medicine & Science in Sports & Exercise.

Dilansir dari kompas.com, risiko duduk terlalu lama dikaitkan dengan bahaya kesehatan, seperti memicu kecemasan, sakit punggung, kenaikan berat badan, hingga risiko umur pendek. Namun, risiko tersebut dapat diatasi dengan menerapkan jalan kaki.

Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM

Lantas, berapa lama waktu ideal jalan kaki untuk mengurangi risiko duduk terlalu lama sepanjang hari?

Waktu ideal jalan kaki untuk kurangi bahaya duduk lama Penelitian menunjukkan, efek negatif duduk terlalu lama bisa dikurangi dengan kebiasaan jalan cepat selama 22 menit.

Para ahli mengungkapkan, aktivitas fisik sedang-berat seperti jalan cepat bisa menghilangkan peningkatan risiko kematian dini karena kurang gerak, dikutip dari The Guardian.

Studi yang diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine itu meneliti data dari 11.989 orang berusia di atas 50 tahun, setengahnya adalah perempuan, dari Norwegia, Swedia dan AS.

Baca Juga : Perkuat Sinergi Wisata Medis, MHTC Gelar Malaysia Healthcare Expo 2026 di Medan

Dalam prosesnya, para responden mengenakan pelacak aktivitas yang mengukur aktivitas fisik sedang hingga berat (MPVA). Penulis Edvard Sagelv dari Universitas Arktik Norwegia mengatakan, mereka yang duduk lebih dari 12 jam per hari akan mengalami penurunan risiko kematian ketika melakukan aktivitas sedang-berat.

"Dalam penelitian kami, setiap menit MVPA yang lebih tinggi menunjukkan risiko kematian yang lebih rendah, yang berarti jika orang melakukan kurang dari 22 menit (misalnya 10 menit) masih ada risiko kematian yang lebih rendah," jelas dia.

"Namun, melakukan 22 menit menghilangkan risiko kematian yang lebih tinggi dari waktu yang tidak banyak bergerak," sambungnya.

Baca Juga : Waspada Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026, Mengapa Kita Malas Kembali Bekerja?

Beberapa contoh aktivitas sedang di antaranya adalah: Jalan kaki dengan kecepatan 4 mph atau lebih Mencuci jendela atau mengepel Bersepeda dengan kecepatan 10-12 mph Olahraga badminton

Sementara aktivitas berat meliputi: Hiking Jogging dengan kecepatan 6 mph atau lebih Bersepeda cepat Sepak bola, bola basket atau tenis Studi ini mendukung rekomendasi kepala petugas medis di Inggris yang menyarankan agar orang-orang melakukan 150 menit MVPA per minggu atau sekitar 21 menit per hari.

Jalan kaki 5 menit Sementara itu, penelitian lain menunjukkan bahwa jalan kaki ringan selama 5 menit setiap 30 menit bisa meminimalisir efek bahaya kesehatan, dikutip dari Science Alert.

Manfaat jalan kaki 5 menit setiap setengah jam juga bisa mengurangi lonjakan gula darah setelah makan, bahkan hampir 60 persen.

Baca Juga : Waspadai, 7 Buah yang Paling Tinggi Gula, Disarankan untuk Dibatasi Konsumsinya

Cara ini menjadi satu-satunya strategi untuk menurunkan kadar gula darah secara substansial.

Jalan kaki 5 menit juga bermanfaat untuk memperbaiki kondisi mental.

Aktivitas tersebut mampu mengurangi rasa lelah dan membuat suasana hati menjadi lebih baik.

Baca Juga : Cara Mengatasi Rasa Bosan karena Aktivitas Kerja yang Monoton di Kantor

(Sumber: Kompas.com)