Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada akhir perdagangan hari ini. Selasa (3/12/2024) kurs rupiah tak mampu membalikkan keadaan di mana kurs rupiah spot ditutup di level Rp 15.946 per dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot.
Ternyata, hal ini membuat kurs rupiah melemah 0,25% dibandingkan dengan penutupan Senin (2/12) di level Rp 15.906 per dolar AS.
Baca Juga : IHSG Menguat 38,89 Poin Bertengger di Level 7.901,84 di Perdagangan sesi I Rabu (20/8/2025) Siang Ini
Alhasil, rupiah pun menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia.
BACA: IHSG Menguat 102,18 Poin ke Level 7.149,16 di Perdagangan Selasa (3/12/2024) Sesi I Siang Ini
Diperdagangan hingga pukul 15.00 WIB sore, yen Jepang berada satu level lebih baik dari rupiah setelah koreksi 0,22%. Disusul, ringgit Malaysia yang terkerek 0,18%.
Baca Juga : Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,27% Berada di Level Rp 16.158 per dolar AS
Berikutnya, yuan China terdepresiasi 0,13% dan dolar Singapura yang turun 0,02%. Lalu ada dolar Hongkong melemah tipis 0,017%.
Sementara baht Thailand menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,31%. Diikuti, won Korea Selatan yang ditutup menanjak 0,3%.
Baca Juga : Rupiah Hari Ini Berbalik Menguat ke Rp 17.383/USD, BI Genjot Intervensi dan Kendalikan Permintaan Dolar
Kemudian ada dolar Taiwan yang ditutup naik 0,25% dan peso Filipina yang ditutup terapresiasi 0,17%. Lalu, rupee India yang menguat tipis 0,03% terhadap the greenback.
(nusantaraterkini.co/win)
