Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Langkah Sigap di Langkat: Kolaborasi Masyarakat dan TNI Benahi Tanggul Pasca Banjir

Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Para prajurit dari Koramil 07/Stabat bersama penduduk setempat bahu-membahu menambal serta memperkokoh tanggul, Minggu (14/12/2025).(foto:istimewa)

Nusantaraterkini.co,LANGKAT-Penduduk Desa Stabat Lama kini bisa sedikit bernapas lega setelah ancaman luapan air susulan diantisipasi melalui aksi kolektif di lapangan. Minggu (14/12/2025), suasana di pinggiran sungai Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, tampak sibuk oleh aktivitas puluhan orang yang berjibaku dengan lumpur. 

Para prajurit dari Koramil 07/Stabat bersama penduduk setempat bahu-membahu menambal serta memperkokoh tanggul yang sempat koyak akibat hantaman debit air pasca hujan ekstrem. Upaya darurat ini menjadi krusial demi melindungi kawasan permukiman dari potensi bencana susulan yang bisa datang kapan saja.

Baca Juga : Cerita Iwan, Korban Banjir Langkat yang Menyusuri Air Selama Satu Jam Demi Dapatkan Makan

Di bawah koordinasi para Babinsa, material tanah dan pasir di sekitar lokasi dimanfaatkan secara maksimal untuk menebalkan dinding pembatas yang mulai menipis. Kerja bakti ini bukan sekadar perbaikan infrastruktur yang rusak, melainkan simbol kemanunggalan yang nyata antara aparat keamanan dan warga dalam menghadapi krisis lingkungan.

Kehadiran personel militer di tengah kepungan material pasir memberikan suntikan semangat bagi masyarakat untuk segera memulihkan kondisi desa mereka dan meminimalisir risiko kerugian materiil yang lebih besar.

Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menegaskan, keterlibatan aktif anggotanya merupakan bagian integral dari pembinaan teritorial guna memastikan keselamatan rakyat tetap terjaga. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan Babinsa di wilayah binaan merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus menumbuhkan kepedulian bersama dalam menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan. 

Baca Juga : 11 Tanggul Jebol di Padang Tualang Langkat, Pemprov Sumut Mulai Gerak Cepat Lakukan Perbaikan

"Selain fokus pada penguatan fisik tanggul, tim di lapangan juga terus melakukan observasi mendalam terhadap fluktuasi level air di titik-titik rawan. Sinergi yang terjalin erat di Desa Stabat Lama ini diharapkan mampu mempercepat proses normalisasi wilayah sekaligus membangun sistem kewaspadaan dini yang lebih solid di masa mendatang," ujar Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap.

(Emn/Nusantaraterkini.co)