NUSANTARATERKINI.CO, TARUTUNG - Bencana alam longsor yang terjadi di beberapa titik antara Tapanuli Utara dengan Tapanuli Tengah menelan korban jiwa.
Hingga saat ini, ada tiga korban jiwa yang telah ditemukan.
Dalam video yang diperoleh, Koordinator Pos SAR Sibolga Rawatan Sarumaha menjelaskan, pihaknya masih berupaya menyusuri lokasi bencana tersebut karena terjadi di beberapa titik.
Baca Juga : Galian Tanah Urug CV Napogos Berkarya Jaya, Merupakan Zona Aman Bencana di Tapteng
"Kita mendapat informasi adanya bencana alam di Tapanuli Utara. Longsor yang paling parah itu pada wilayah Tapanuli Utara. Sampai saat ini masih banyak keluarga yang tertahan pada jalan yang tak bisa dilalui," ujar Koordinator Pos SAR Sibolga Rawatan Sarumaha dalam video yang diperoleh, Minggu (4/2/2024).
Dari informasi yang mereka himpun, ada tiga korban jiwa dalam peristiwa ini. Sejumlah kendaraaan tertimbun longsoran saat melintas di kawasan tersebut.
"Dan kita juga telah koordinasi dengan BPBD Tapanuli Utara bahwa ada korban jiwa dalam bencana ini sebanyak 3 orang dan telah dievakuasi ke puskesmas terdekat," sambungnya.
Baca Juga : Pemulihan Pascabencana Sumut Berlangsung Hingga Tiga Tahun ke Depan, Alokasi Anggaran Rp 23,32 Triliun
"Setealah kita melihat kondisi di lapangan, kita selalu koordinasi dengan BPBD Tapanuli Utara dan kita berusaha menjangkau ke lokasi yang ada korbannya," tuturnya.
Ia juga menyebutkan, bencana alam terjadi karena cuaca ekstrim; hujan deras yang disertai angin kencang.
Dalam video tersebut terlihat sejumlah kendaraan tertimpa pepohonan dan ada juga yang masuk ke jurang.
Baca Juga : Target Mei 2026, 103 Unit Huntap Tapanuli Utara Siap Relokasi Warga Terdampak Bencana
"Sesuai dengan informasi yang kita dapatkan, terjadinya longsor karena perubahan cuaca; hujan deras yang disertai angin kencang," sambungnya.
Pihak Polres Taput juga menyampaikan, hingga saat ini pihaknya masih berada di areal terjadinya bencana alam. Pihaknya mencatat ada tiga titik longsor; Kilometer 25 di Desa Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting.
Lalu longsor terjadi juga di Kilometer 30 di Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankotig, dan Kiloeter 31 di Desa Pagaran Lambung 1, Kecamatan Adiankoting.
Baca Juga : Ditarget Usai Lebaran, PT HK Kebut Perbaikan Jalan Amblas di Jalur Jalinsum Taput - Tapteng
Ketiga korban adalah LG (28), MG (29), dan UG (1,4). Mereka adalah satu keluarga yang berdomisili di Jalan TB Simatupang, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.
(*/nusantaraterkini.co)
