Dua Desa di Banjarnegara Dilanda Longsor
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Bencana tanah longsor terjadi di wilayah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah pada Senin (8/1/2024) pagi.
Baca Juga : Galian Tanah Urug CV Napogos Berkarya Jaya, Merupakan Zona Aman Bencana di Tapteng
Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur dan kondisi tanah yang labil. Lokasi terdampak antara lain Dusun Batur dan Dusun Sipedang yang berada di wilayah Kecamatan Banjarmangu.
Baca Juga : Pemulihan Pascabencana Sumut Berlangsung Hingga Tiga Tahun ke Depan, Alokasi Anggaran Rp 23,32 Triliun
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan, berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), korban terdampak di wilayah Dusun Batur berjumlah 11 kepala keluarga terdiri dari 34 jiwa.
Kemudian sebanyak dua unit rumah mengalami rusak berat dan satu unit rumah rusak sedang.
Baca Juga : Perempuan di Banjarnegara Dibunuh Mantan Suami, Polisi Dalami Motif Pelaku
"Longsor di wilayah tersebut juga mengancam 10 unit rumah lainnya," ungkapnya dalam keterangan tertulis dikutip, Rabu (10/1/2024).
Baca Juga : Pria Ini Tergeletak di Jalan Jadi Korban Begal, Uang dan Sepeda Motor Raib: Korban Jadi Pelaku
Kemudian, lanjutnya, di Dusun Sipedang berdampak pada 7 kepala keluarga dengan jumlah 28 jiwa dan tujuh unit rumah warga alami kerusakan cukup berat.
"Warga terdampak memilih mengungsi ke rumah kerabat untuk sementara waktu," jelasnya.
Baca Juga : LPSK Diminta Proaktif Lindungi Korban Kekerasan Seksual di Pesantren Pati
Muhari menambahkan, BPBD Kabupaten Banjarnegara dan tim gabungan sejak kemarin langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan bencana antara lain melakukan kaji cepat, melakukan pembersihan material longsor dan pembongkaran rumah yang alami rusak berat.
Baca Juga : DPR Desak Audit Ponpes Pati Usai Dugaan Kekerasan Seksual
"Selain itu diberikan layanan kesehatan dan distribusi logistik permakanan," sebutnya.
"Untuk mendukung giat tanggap darurat yang dilaksanakan pemerintah daerah, BNPB merencanakan akan memberikan dukungan operasional darurat, dan dukungan logistik dasar seperti tenda keluarga, makanan siap saji, sembako, terpal, hygiene kit, selimut, matras, velbed, genset dan alat sedot air," pungkasnya.
(zie/nusantaraterkini.co)
