NUSANTARATERKINI.CO, MEDAN - Mantan Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi pimpin konsolidasi tim kampanye daerah pasangan calon presiden Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) pada hari kedua masa kampanye.
Dari informasi yang dihimpun, Edy ditunjuk sebagai ketua tim kampanye pasang AMIN di Sumut.
Rapat yang dihadiri langsung Edy Rahmayadi berlangsung di kantor DPW NasDem Sumut pada Rabu (29/11/2023).
Baca Juga : AMIN: Kesalahan di RSUD Rantauprapat Jangan Dijadikan Alat Menghakimi
Mantan Pangkostrad didampingi penasehat tim kampanye nasional AMIN sekaligus Ketua DPW NasDem Sumut Iskandar, Ketua DPW PKS Sumut Usman Jafar serta Ketua PKB Sumut Jakfar Nasution dan ratusan tim kampanye.
Memulai pidatonya, Edy bertanya kepada tim pemenangan AMIN di Sumut.
"Sebelum saya ingin tanya, apa sebenarnya yang mau kita ubah. Jangan nanti waktu ditanya, nantilah, ya kan repot kita," kata Edy.
Baca Juga : Perang Israel-Iran Ancam Ketahanan Energi dan Stabilitas Ekonomi Indonesia
Edy lantas berinteraksi dengan sejumlah tim pemenangan yang menjawab tentang kondisi saat ini.
Mereka menjawab pertanyaan Edy dengan mengatakan seperti kondisi hukum, kebijakan negara yang kurang baik, hingga menyangkut ekonomi.
Setelahnya Edy menyahuti pernyataan para tim pemenangan.
Baca Juga : Terungkap, Pemindahan 4 Pulau Aceh Ternyata Diajukan Edy Rahmayadi Saat Jadi Gubernur Sumut
Menurutnya secara emosional sebagai mantan anggota TNI harusnya dia berada di kubu nomor dua.
"Kalau menurut emosional saya, saya ke nomor 2 karena beliau mantan atasan saya dan saya tau benar. Makanya sekarang pertanyaan kenapa saya tidak kesana. Kalau ditanya saya ingin berubah. Yang punya takeline berubah hanya nomor 1. Karena itu kita cocok kan dulu apa yang mau diubah," kata Edy.
Edy lalu menyampaikan jika yang harus diubah adalah kondisi sosial.
Baca Juga : Pascaputusan MK, KPU Sumut Segera Tetapkan Pemenang Pilgubsu
Kondisi itu meliputi ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, keamanan.
"Jadi inilah yang kemudian disindir oleh Surya Paloh bagaimana kondisi kita hari ini. Oleh karena itu perlu ada perubahan," lanjut Edy.
Sebagai ketua tim kampanye AMIN, Edy lalu meminta agar kerja kerja pemenangan dilakukan dengan jujur, ikhlas dan berani.
"Jadi mari kita bekerjasama untuk melakukan pemenangan ini bersama sama. Setelah pertemuan ini katakan kepada seluruh rakyat apa itu perubahan," tutupnya.
(*)
