Nusantaraterkini.co - Wakil Presiden Ma'ruf Amin buka suara mananggapi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk program makan siang gratis Prabowo-Gibran Rakabuming Raka.
Ma'ruf menyebut hal tersebut belum menjadi keputusan yang ditetapkan pemerintah.
"Itu saya kira yang mungkin muncul saja, bukan dari keputusan pemerintah yang sudah menetapkan ini. Saya kira belum. Istilahnya baru bahwa perlu diantisipasi, secara umum saja," katanya saat memberikan keterangan usai meresmikan BLK Komunitas Tahun 2024 di Tangerang, Banten, Kamis, (7/3/2024) dikutip Antara.
Baca Juga : ICW Kritik Wacana Pilkada via DPRD: Bandingkan Anggaran Rp37 Triliun dengan Makan Gratis Rp71 Triliun
Ia memaparkan program makan siang gratis bakal dijalankan pemerintah selanjutnya, menggunakan APBN 2025. Namun, penyusunan APBN 2025 dilakukan oleh pemerintahan saat ini.
Kendati demikin, Ma'ruf memastikan secara spesifik, Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum menetapkan anggaran program makan siang gratis, terlebih, sumber dana untuk mengongkosi program tersebut.
Wacana penggunaan dana BOS, kata Ma'ruf, muncul sebagai bentuk antisipasi pemerintah terhadap program-program pemerintah selanjutnya.
Baca Juga : Bolehkah Yudikatif Berperan Legislatif?
"Kata presiden kan belum spesifik masuk, seperti makan siang atau ini atau itu, belum. Apalagi sampai kepada dananya dari mana itu belum," ujarnya.
Diketahui, wacana penggunaan dana BOS usai simulasi makan gratis digelar di Tangerang, Banten, yang dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada Kamis (29/2/2024) lalu.
(Ann/Nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Herman Khaeron Soroti Pengadaan Mobil Pikap dari India, Desak Transparansi dan Prioritaskan Produk Lokal
Sumber: CNNIndonesia.com
