Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Massa IMM Tapsel - Padangsidimpuan Demo Kantor Wali Kota, Ini Tuntutannya

Editor :  hendra
Reporter :  Surut Gultom
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sekdako Roni Gunawan Rambe, didampingi sejumlah jajarannya ketika menyahuti massa IMM Tapsel - Padangsidimpuan. (Foto: istimewa).

nusantaraterkini.co, PADANGSIDIMPUAN - Puluhan massa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Tapanuli Selatan (Tapsel) - Padangsidimpuan melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Wali Kota Padangsidimpuan, Senin (30/6/2025).

Dalam orasinya, secara bergantian Ketum PC IMM Tapsel - Padangsidimpuan, Tobat Wahyudi Nasution bersama Sekretaris Umum, Ilman Gani Muis dan Kordinator Aksi, Ferdiansyah mengatakan bahwa, dalam catatan 100 hari kerja Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, IMM menyikapi berbagai perkembangan dinamika, bahkan polemik yang terjadi di Kota Padangsidimpuan.

"Kami adalah sebagai organisasi mahasiswa senantiasa berkomitmen pada nilai-nilai pelecehan kemanusiaan, kebenaran, dan keadilan. Serta menyikapi berbagai perkembangan dinamika dan polemik yang terjadi di kota ini", sebut Tobat

Baca Juga : Milad ke-62 IMM, Rico Waas Ajak Kader Jadi Virus Kebaikan Bagi Pemuda Medan

Massa IMM juga menyoroti berbagai aspek penting yang menjadi tanggung jawab pemerintah, seperti layanan kesehatan, pendidikan, pertanian, kesejahteraan masyarakat, reformasi birokrasi, serta maraknya persoalan pelecehan seksual di Kota Padangsidimpuan, yang sampai saat ini belum memiliki tindakan ataupun solusi konkrit.

Oleh karena itu, kata Tobat, IMM meminta kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes - H. Harry Pahlevi Harahap agar lebih serius meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan dan mengambil tindakan nyata, atau memberikan solusi konkrit untuk menyelesaikan persoalan ataupun masalah yang sedang dihadapi masyarakat Kota Padangsidimpuan.

"Masalah itu semisal, kelangkaan gas 3 kg, gagal panen disebabkan jaringan irigasi di Desa Purwodadi Kecamatan Batunadua Padangsidimpuan, kelangkaan BBM subsidi dan penanganan kasus pelecehan. Dan, agar memberikan penjelasan terkait alokasi penanganan banjir atau alokasi Biaya Tak Terduga (BTT)," pungkas Tobat.

Baca Juga : Kompol Pardamean Hutahaean Temui Mahasiswa, Ucapkan Terima Kasih Sudah Mengoreksi Polisi

"Disamping tuntutan yang kami sebut tadi, bapak Wali Kota agar melakukan audit menyeluruh, terhadap semua sumber PAD, optimalisasi aset daerah, penertiban pajak dan retribusi usaha serta pembentukan satuan tugas khusus optimalisasi PAD. Dan terkait isu yang sedang berkembang ditengah-tengah masyarakat, terkait adanya bandrol atau lelang jabatan", sambung Tobat. 

Sekdako Padangsidimpuan, Roni Gunawan Rambe didampingi sejumlah jajarannya, saat menjumpai massa mengatakan bahwa Wali Kota dan Wakil Wali Kota saat ini tengah menjalani tugas di luar Kota.

"Bapak Wali Kota berada di Medan, dan Wakil Wali Kota di Jokjakarta dalam menjalankan tugas. Terkait tuntutan massa agar ada keseriusan Pemko, agar pernyataan sikap di teken, mari kita tandatangani bersama", ucap Roni. 

Baca Juga : Sesosok Mayat Pria Ditemukan Warga Dalam Kondisi Membusuk di TPU Desa Sialogo

Usai penandatanganan bersama, massa lalu membubarkan diri, sembari mengatakan jika Pemko tidak serius dalam hal ini, IMM akan datang lagi dengan massa yang lebih besar. 

(SG/nusantaraterkini.co).