Nusantaraterkini.co,MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) akan merekomendasikan pada awal Desember 2025 terkait tuntutan demonstran dari masyarakat adat terhadap perusahaan Toba Pulp Lestari (TPL).
Hal itu dikatakan Gubernur Sumut Bobby Nasution saat diwawancari awak media di Kantor Gubernur Sumut di Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Rabu (12/11/2025).
Baca Juga : Takut Temui Massa Aksi Pro Tutup TPL, Gubsu Memilih Kabur ke Jakarta
“Targetnya bulan ini (surat rekomendasi diberikan), paling lama Desember awal,” ucap Bobby.
Dijelaskannya, bahwa pihaknya saat ini tidak berhak untuk membuat keputusan terhadap perusahaan TPL tersebut, karena yang berhak membuat kebijakan penuh adalah pemerintah pusat.
“Seperti disampaikan kemarin, kami dari pemerintah provinsi akan mengeluarkan surat rekomendasi, karena yang bisa menutup (perusahaan TPL) dan tidak menutup, hanya pemerintah pusat bukan pemerintah provinsi, jadi tolong jangan salah kaprah dulu yang bisa menutup ini pemerintah pusat karena izinnya penerintah pusat,” jelasnya.
Baca Juga : Massa PMKRI Demo di Kantor Gubernur Sumut, Desak Bobby Tutup TPL
Ada dua rekomendasi dari Provinsi Sumut untuk perusahaan TPL yakni menutup TPL atau mempersempit ruang lingkup TPL tersebut.
“Yang ingin saya sampaikan kemungkinan ada dua yang dikeluarkan. Pertama rekomendasi penutupan kedua rekomendasi untuk penciutan lahannya kita minta hari ini dikecilkan sisanya baru diperuntukkan untuk masyarakat,” ujarnya.
Dia juga mengatakan banyak pertimbangan jika TPL ini akan ditutup, karena banyak tenaga kerja yang diserap oleh TPL ini sekitar belasan ribu tenaga kerja.
“Kalau ditutup ada 11 ribu tenaga kerja juga disana, nah inikan bisa kita pikirkan, kedua juga kalaupun ditutup kita kecil kan saja kita kecilkan luas area kerjanya kita ciutkan kita sampaikan ke masyarakat,” ungkapnya.
Baca Juga : Ribuan Massa Demo di Kantor Gubsu, PMKRI Cabang Medan Desak Bobby Tutup TPL
Selain itu Bobby berjanji akan mengunjungi langsung lokasi konflik masyarakat adat dengan perusahaan TPl yang berada disekitar perusahaan TPL tersebut.
“Saya akan hadir sesuai permintaan temen temen semua,” ucapnya.
(Cw3/nusantaraterkini.co)
