Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Operasi Keselamatan Toba 2026 Bakal Digelar 2-15 Februari, Polda Sumut akan Siagakan 2.023 Personel

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan ketika memberikan arahan, Kamis (29/1/2026). (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, MEDANPolda Sumatera Utara (Sumut) menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Keselamatan Toba 2026 sebagai bentuk kesiapan personel menjelang pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 Februari hingga 15 Februari 2026, di Aula Catur Prasetya Lantai 4 Mapolda Sumut, Kamis (29/1/2026).

Dalam arahannya, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan menegaskan pentingnya pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 secara optimal dan profesional.

Baca Juga : Polda Sumut Ungkap Mafia Solar di Tebingtinggi, Modus Gunakan 29 Barcode dan Truk Modifikasi

“Laksanakan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Operasi keselamatan bukan kegiatan formalitas atau rutinitas semata, karena pelaksanaannya didukung oleh anggaran dan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga : Penempatan tak Sesuai, Agen Penyalur TKI Ilegal Dilaporkan ke Polda Sumut

Wakapolda juga mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan profesionalisme dalam setiap tindakan di lapangan, khususnya pada kegiatan penegakan hukum.

“Saat ini semua kegiatan bisa dengan mudah diviralkan. Oleh karena itu, kuasai pasal-pasal dan dasar hukum agar mampu menjawab pertanyaan masyarakat saat melakukan penindakan,” ujarnya.

Baca Juga : Polda Sumut All Out! Ribuan Personel Diterjunkan Amankan Ramadan 1447 H dari Balap Liar hingga Mafia Pangan

Selain itu, ia menekankan agar seluruh rangkaian kegiatan razia dan penindakan dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Baca Juga : Enam Hari Operasi Keselamatan Toba 2026, Angka Kecelakaan di Sumut Turun 20 Persen

“Pastikan setiap razia dan penindakan dilakukan sesuai SOP. Jadikan Lat Pra Ops ini sebagai sarana menyatukan persepsi dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 di seluruh wilayah Sumatera Utara,” tambahnya.

Berdasarkan konsep umum, Operasi Keselamatan Toba 2026 merupakan operasi kewilayahan bidang Harkamtibmas Lalu Lintas yang mengedepankan kegiatan preemtif, preventif, dan represif secara selektif.

Baca Juga : Bus ALS Hantam Mobil Tangki di Jalinsum, 16 Orang Tewas Terbakar

Operasi ini bertujuan menekan potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan serta kecelakaan lalu lintas, khususnya menjelang pelaksanaan Ops Ketupat Toba 2026 dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Baca Juga : Kecelakaan Beruntun Dua Truk Tronton di Jalintim Muba, Pengendara Motor Tewas

Tema operasi adalah “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat”, dengan sasaran utama meliputi orang, kendaraan, jalan, dan lingkungan. Kegiatan yang dilaksanakan mencakup sosialisasi keselamatan berlalu lintas, safety riding dan driving, pemeriksaan kelengkapan kendaraan, ramp check angkutan umum, hingga penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Sasaran khusus operasi difokuskan pada kendaraan angkutan umum, khususnya bus pariwisata dan kendaraan travel, pengemudi angkutan umum, serta perusahaan otobus dan badan usaha angkutan. Ramp check sebagai instrumen utama operasi dilaksanakan di lokasi-lokasi strategis dengan tingkat mobilitas tinggi dan potensi risiko kecelakaan lalu lintas.

Dalam pelaksanaannya, Polda Sumut mengerahkan sebanyak 2.023 personel, terdiri dari 100 personel Polda Sumut dan 1.923 personel Polres jajaran yang tergabung dalam dukungan operasi.

(zie/nusantaraterkini.co)