Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Para Pemimpin Amerika Latin Serentak kecam Agresi Militer Israel di Jalur Gaza

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Cuplikan video warga Gaza ditembaki militer Israel saat antri menunggu bantuan. (Foto: istimewa)

Para Pemimpin Amerika Latin Serentak kecam Agresi Militer Israel di Jalur Gaza

Nusantaraterkini.co, BOGOTA - Sejumlah pemimpin negara-negara Amerika Latin serentak mengecam agresi militer Israel di Jalur Gaza dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Komunitas Negara Amerika Latin dan Karibia (Celac) ke-8 yang digelar di Saint Vincent dan Grenadines, Jumat (1/3/2024).

Baca Juga : Presiden Maduro Tuntut AS Hentikan Kebijakan Intervensi di Venezuela dan Amerika Latin

Dilansir dari Antara, Sabtu (2/3/2024), Presiden Kolombia Gustavo Petro menuduh Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Inggris mendukung tindakan Israel mengebom rakyat Palestina.

Baca Juga : Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva Serukan Amerika Latin yang Merdeka

"Jerman mendukung genosida, sementara Prancis, Uni Eropa, dan Inggris, serta khususnya Amerika Serikat dalam versi demokratisnya mendukung tindakan menjatuhkan bom pada rakyat," ucapnya.

Sementara itu, Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva mengusulkan Celac menerbitkan resolusi untuk mendesak pengakhiran segera genosida di Jalur Gaza.

Baca Juga : Cegah 'Gaza Kedua' di Lebanon, Spanyol Desak Uni Eropa Tangguhkan Kerja Sama dengan Israel

"Tragedi kemanusiaan di Gaza menuntut kita untuk menghentikan hukuman kolektif yang ditimpakan Israel kepada rakyat Palestina," ucapnya.

Baca Juga : DPR Soroti Konflik Timur Tengah, Kritik Standar Ganda dan Sikap AS

Presiden Brazil menjadi salah satu pemimpin dunia yang paling keras mengkritik agresi militer Israel ke Jalur Gaza, yang terjadi sejak 7 Oktober tahun lalu.

"Sudah lebih dari 30 ribu orang tewas, sementara nyawa ribuan wanita dan anak-anak yang tidak bersalah saat ini terancam," kata dia.

Baca Juga : UU Hukuman Mati Israel Terhadap Tahanan Palestina Adalah Ancaman Genosida

Presiden Venezuela Nicolas Maduro juga mengecam pengadilan internasional yang ia anggap tidak efektif menghentikan pembantaian yang terjadi di Jalur Gaza.

Baca Juga : Turki Keluarkan Perintah Penangkapan untuk 37 Pemimpin Israel terkait Gaza

"Kami akan membahas genosida di Gaza dan bagaimana pengadilan internasional tidak berupaya menghentikan genosida, pembantaian brutal yang terjadi setiap hari," katanya.

Presiden Bolivia Luis Arce dan Presiden Honduras Xiomara Castro turut mendesak perdamaian diwujudkan di Timur Tengah.

Castro mengatakan bahwa apa yang terjadi di Jalur Gaza seharusnya menjadi perhatian dunia dan sudah sepatutnya gencatan senjata terus didorong.

"Sangat disayangkan bagaimana anak-anak serta para perempuan kehilangan nyawa dalam perang yang tidak masuk akal ini," ucap Presiden Honduras itu.

Deklarasi akhir KTT Celac tersebut diharapkan juga akan mencantumkan kecaman keras terhadap perang di Jalur Gaza, desakan untuk gencatan senjata dan penghantaran bantuan kemanusiaan segera, serta penyelesaian damai konflik Israel-Palestina melalui solusi dua negara.

(zie/nusantaraterkini.co)