Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pelaku Kerusuhan Demo di Bandung Diduga Dibiayai Kelompok Luar Negeri

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Unjuk rasa massa aksi Akbar Sumut di tengah cuaca hujan, di depan Gedung DPRD Sumut, Senin (1/9/2025) sore. (Foto: Junaidin Zai/Nusantaraterkini.co)

nusantaraterkini.co, BANDUNG Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mengungkap fakta baru terkait aksi unjuk rasa berujung ricuh di Kota Bandung. Sejumlah pelaku perusakan fasilitas umum ternyata terhubung dengan jaringan anarkis internasional dan bahkan menerima aliran dana dari luar negeri.

Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan, menjelaskan bahwa para pelaku harus terlebih dahulu menunjukkan “rekam jejak” aksi mereka agar bisa diterima oleh kelompok luar negeri tersebut. Caranya, mereka merekam dan mengunggah video aksi vandalisme maupun perusakan ke situs yang terhubung dengan jaringan internasional.

Suasana demonstrasi yang digelar mahasiswa UNIMED di depan DPRD Sumut, Selasa (2/9/2025). (Foto: Mhd Ilham Pradilla/Nusantaraterkini.co)

“Video itu kemudian di review. Kalau dianggap memenuhi syarat, mereka diterima dan dipercaya. Setelah itu, barulah ada kucuran dana dari kelompok internasional kepada para pelaku,” ungkap Rudi dalam konferensi pers, Selasa (16/9/2025).

Baca Juga : Polres Pemalang Laksanakan Pengawasan dan Pengecekan Senjata Api di Rutan Pemalang

Menurut Rudi, proses untuk bisa masuk ke jaringan itu tidak sederhana. Setiap individu wajib membuktikan keterlibatannya dalam aksi anarkis di wilayah masing-masing sebelum dapat bergabung.

Dalam kasus ini, Polda Jabar telah menetapkan 26 orang sebagai tersangka di empat lokasi berbeda yang menjadi titik kerusuhan.

(Dra/nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Kunci Letter C Jadi Alat Andalan Pelaku Curanmor di Kaltim