Nusantaraterkini.co, LUBUK PAKAM - Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menegaskan arah pembangunan tahun 2027 dengan memfokuskan pada 10 sektor strategis yang dinilai paling berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penetapan prioritas ini mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027, di aula Cendana Lantai II Kantor Bupati Deli Serdang, Senin (30/3/2026).
Baca Juga : BPS Sumut Catat Inflasi April 2026 Sebesar 2,92 Persen, Gunungsitoli Alami Kenaikan Tertinggi
Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan menegaskan, pembangunan tidak boleh sekadar menghabiskan anggaran, melainkan harus memberikan dampak menyeluruh bagi masyarakat.
Baca Juga : Deliserdang Bangun Pusat UMKM Central di Lubuk Pakam, Targetkan Pelaku Usaha Naik Kelas
“Kerja itu harus memiliki multiflyer effect kepada masyarakat, tidak lagi hanya sekadar bagaimana menghabiskan rupiah demi rupiah dalam APBD. Kerja tidak hanya membangun hal yang simpel, tapi harus mencapai seluruh aspek yang diharapkan masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, perubahan mindset menjadi kunci agar pembangunan tidak sekadar administratif, tetapi benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga : Terapkan Car Free Day Tiap Rabu, Pemkab Deli Serdang Sediakan Bus Antar-Jemput
“Kerja tidak hanya sekadar bagaimana anggaran itu habis dan bisa dipertanggungjawabkan, tapi bagaimana pembangunan itu mengangkat derajat masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga : Forkopimda Deliserdang Musnahkan Sabu Hasil Tangkapan dari Jaringan Malaysia-Aceh-Medan
Dalam penyusunan RKPD Tahun 2027, ada 10 program prioritas yang akan dikerjakan. Program tersebut terdiri dari pemerataan dan peningkatan kualitas pelayanan publik, layanan dasar kesehatan dan pendidikan. Kemudian mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian, perikanan, dan UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah.
Selanjutnya, pembangunan sumber daya manusia yang berbudaya dan inovatif; peningkatan partisipasi masyarakat, dunia usaha, dan akademisi. Di sektor infrastruktur, percepatan pembangunan jalan dan jembatan tetap menjadi prioritas, termasuk penanganan kemacetan melalui pelebaran jalan dan rekayasa lalu lintas di titik-titik strategis seperti Kampung Lalang, Tanjung Morawa, dan Lubuk Pakam.
Baca Juga : Cegah Kafilah Luar Daerah, Pemkab Deliserdang Perketat Aturan MTQ ke-59
Peningkatan perlindungan sosial juga masuk dalam prioritas. Bupati menargetkan akhir tahun 2026 Kabupaten Deli Serdang sudah masuk dalam kategori UHC Prioritas. Tak ketinggalan, penjngkatan kapasitas fiskal daerah dan kualitas trantibumlinmas.
“Kita tidak ingin bantuan salah sasaran. Yang tidak layak harus dikeluarkan, dan yang berhak harus kita pastikan menerima. Ini bagian dari upaya kita mencapai UHC prioritas,” ujarnya.
Tidak hanya bagi masyarakat, Dalam aspek tata kelola, mulai menerapkan sistem berbasis kinerja, dengan memberikan insentif tambahan anggaran bagi perangkat daerah yang berprestasi.
“Perangkat daerah yang sudah menyusun program berbasis kebutuhan masyarakat, bukan lagi copy-paste dan penghabisan anggaran, akan kita tambah anggarannya di 2027,” ungkapnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menekankan, tahun 2027 merupakan fase ekspansi. Artinya, seluruh desain yang telah disusun harus dijalankan secara maksimal dan diperluas manfaatnya.
“Perencanaan diminta tidak lagi mengulang pola lama yang bersifat rutin, melainkan berbasis data dan berorientasi pada hasil nyata di tengah masyarakat,” terang Bobby diwakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Provinsi Sumut, Dikky Anugerah Panjaitan.
Sebelumnya Kepala Bappedalitbang Deli Serdang, Remus Hasiholan Pardede, mengatakan sinkronisasi usulan telah dilakukan melalui pendekatan top-down dan bottom-up dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
(zie/nusantaraterkini.co)
