Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pemko Medan Salurkan Bantuan dan Dirikan Posko untuk Korban Kebakaran Karang Berombak

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Junaidin Zai
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kondisi pasca sepuluh rumah semi permanen terbakar di Jalan Karya, Kecamatan Medan Barat, kota Medan, pada Jumat (21/11/2025) kemarin. (Foto: Junaidin Zai/Nuusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Pemerintah kota (Pemko) Medan menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di Jalan Karya, Gang Swadaya, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, pada Jumat (21/11/2025). 

Diketahui dalam peristiwa ini sebanyak 10 unit rumah hangus dilahap si jago merah.

Plt Camat Medan Barat, Maswan Harahap, mengatakan pihaknya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan langsung menyalurkan bantuan logistik dan mendirikan posko penampungan sementara di Lorong VIII, tak jauh dari lokasi kejadian.

"Kita bersama BPBD dan warga sekitar sudah menyalurkan bantuan kepada 11 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak. Bantuannya berupa baju layak pakai, makanan dan minuman," ujarnya kepada Nusantaraterkini.co memalui saluran telepon, Sabtu (22/11/2025).

Baca Juga : Penjelasan Damkar Medan Terkait Kebakaran Hebat di Karang Berombak

Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, menyampaikan pihaknya juga telah memberikan nasi bungkus kepada korban dan akan menyalurkan bantuan sembako dalam waktu dekat.

“Nanti kita akan memberikan sembako juga untuk korban,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Berdasarkan laporan BPBD, 9 rumah semi permanen terbakar hingga 95 persen, sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan sekitar 5 persen. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Sebelumnya, warga sempat mendengar suara ledakan sebelum api membesar. Nurlia, warga sekitar, menduga suara itu berasal dari stok dagangan petasan milik seorang pedagang yang menempati salah satu rumah tersebut.

“Waktu apinya belum besar ada suara besar gitu. Ada penyimpanan mercun di salah satu rumah ini,” kata Nurlia kepada Nusantaraterkini.co.

Maimunah, salah seorang pemilik rumah, mengatakan dirinya terbangun karena teriakan tetangga. Saat hendak menyelamatkan barang, asap sudah memenuhi rumah.

Baca Juga : Kebakaran 10 Rumah di Karang Berombak, Warga Ngaku Sempat Dengar Suara Ledakan Petasan

“Saya lagi tidur. Tahunya setelah dengar tetangga teriak kebakaran. Mau nyelamatin barang-barang pun asap sudah banyak,” ucapnya.

Menurutnya, kebakaran terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, membuat warga panik dan berupaya memadamkan api. Sebagian besar rumah di lorong tersebut berbahan kayu sehingga api dengan cepat menjalar.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Wandro Malau, menyebut penyebab kebakaran belum dapat dipastikan.

“Sumber api belum diketahui. Kita turunkan tujuh armada setelah mendapat laporan warga dan api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih satu setengah jam,” ujarnya.

Usai pemadaman, petugas pemadam meninggalkan lokasi, sementara pemilik rumah tampak masih bertahan sambil memeriksa sisa-sisa bangunan. Polisi kemudian memasang garis polisi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Sejumlah warga terlihat menangis menyaksikan rumah mereka yang kini hanya menyisakan puing dan arang. Tetangga lainnya tampak memberikan dukungan dan simpati kepada para korban.

(Cw7/Nusantaraterkini.co)