Pendatang Baru, Calandra Manajemen Hotel Gemparkan Aceh Naungi 4 Hotel Sekaligus
Nusantaraterkini.co, ACEH - Pendatang baru di dunia perhotelan, Calandara Manajemen hotel gemparkan Aceh.
Baca Juga : Kemnaker Salurkan Rp32 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Sumatera Utara dan Aceh
Memang Calandra belum terkenal seperti operator hotel kelas dunia, namun kehadirannya di Aceh begitu mengejutkan para pebisnis hotel di Aceh.
Founder Calandra Manajemen Iwan Wahyudi mengatakan pihaknya hadir untuk memanjakan para pelancong yang tengah berhadir di Aceh.
Baca Juga : Delapan Pemda di Sumut Sepakat Bantu Dana Penanganan Dampak Bencana Aceh
Memang, nama Iwan Wahyudi sudah tidak diragukan lagi di dalam dunia perhotelan meskipun di Calandra Manajemen ia masih terbilang baru.
Baca Juga : Dapur Mati di Tanah Serambi, Cerita Warga Aceh Berburu Gas Elpiji
Pria penebar senyum ini sudah kantongi jam terbang yang tidak bisa dipungkiri lagi di dunia perhotelan.
Di Calandra Manajemen ini, Iwan Wahyudi mencoba membangun manajemen perhotelan lokal dengan rasa Internasional dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Syariat Islamiah.
Baca Juga : Antrean BBM di Banda Aceh Mengular Pascabanjir Melanda
1. Garuda Hotel
Satu packing terbaru dari Calandra Manajemen yakni Garuda Hotel di mana kehadiran hotel ini bisa dijangkau semua lapisan masyarakat karena harganya yang kompetitif dan tidak membuat kantong para pelancong bolong.
Baginya, kehadiran Calandra Manajemen hanya untuk membantu kemajuan dunia perhotelan di Aceh di mana dikelola langsung oleh putra daerah.
“Sebagai putra daerah, kenapa tidak membangun daerah sendiri,” ujar pria yang akrab disapa Iwan ini, Rabu (21/2/2024).
Diceritakan Iwan Wahyudi, dirinya membangun Calandra Manajemen ini hanya berbekal pengalaman yang dirasa cukup di bidang perhotelan. Dan hal itu, sambungnya, membuat dirinya optimis untuk mengelola manajemen perhotelan di Aceh mulai dari kelas standar sampai yang berskala besar atau bintang.
Apalagi, sambung Iwan Wahyudi, potensi bisnis perhotelan di Aceh saat ini sangat bagus dan menjanjikan.
Peluang cuan di bisnis akomodasi ini, sambung pria yang akrab dengan jas hitam ini semakin menggiurkan sehingga membuat dirinya mengembangkan sayap bisnisnya di dunia perhotelan, seperti Hotel Garuda ini.
Masih dikatakan Iwan Wahyudi, untuk memenuhi kebutuhan kamar dan fasilitas menjelang Aceh sebagai tuan rumah PON 2024 ini, ia akan melakukan renovasi besar-besaran dengan menambah jumlah kamar, meeting room dan area olahraga.
“Kita harus apresiasi para pemilik hotel yang ingin memajukan daerah,” katanya.
Ke depan, kata Iwan Wahyudi, pihaknya akan melakukan ekspansi keluar Aceh mengingat ada beberapa owner yang menghubunginya seperti Sumatera Utara dan Sumatera Barat dalam waktu dekat.
Mengenai apa saja yang sudah ia miliki di Calandra Manajemen, Iwan Wahyudi menyatakan ia sudah memanajemeni tiga hotel dan satu homestay yakni Hotel Alfatah di Bener Meriah, Dream Hill Villa, Aceh Tengah dan yang terbaru yakni Garuda Hotel serta Mita Mulia by Calandra, Banda Aceh.
Setiap hotel di bawah Calandra manajemen memiliki strong masing-masing, seperti:
2. Alfatah Hotel Managed by Calandra
Satu hotel yang ada di dataran tinggi Gayo ini berada di Jalan Pendopo Bupati, Desa Uring, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.
Memiliki cafe dan meeting room, membuat hotel ini direkomendasi sebagai tempat untuk bersantai maupun acara pertemuan.
Hotel Alfatah memiliki tiga pilihan kamar tersedia yakni deluxe, superior dan standar. Tamu yang menginap adalah tujuan perjalanan bisnis maupun berwisata terutama saat hari berlibur.
3. Dream Hill Villa Burtelege Managed by Calandra
Melihat keindahan Kota Takengon, Aceh Tengah, dari ketinggian 1.450 meter di atas permukaan laut dan panorama Danau Lut Tawar yang dikelilingi perbukitan, hanya ada di Dream Hill Villa.
Salah satu villa andalan by Calandra ini letaknya berada di Bur Telege, Takengon. View penginapan di kota dingin ini sangat menarik dan mengagumkan.
Setiap villa memiliki kapasitas tamu yang berbeda, di dalamnya telah tersedia fasilitas seperti kamar tidur, kamar mandi, bar, dapur, sofa dan masih banyak lagi.
Dinginnya suhu di Dataran Tinggi Gayo semakin terasa saat berada di Dream Hill Villa, terutama saat malam hari. Tak jarang kawasan ini diselimuti kabut saat pagi, sore hari maupun setelah hujan.
Berkunjung ke Dream Hill Villa tidak harus menginap, di sana juga tersedia kafe dengan berbagai macam pilihan menu makanan dan minuman serta tempat-tempat untuk bersantai sambil melihat keindahan alam di sana.
Garuda Hotel Managed by Calandra. Hotel bernuansa adem satu ini terletak di pusat Kota Banda Aceh, persisnya di Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, bisa berjalan kaki ke Lapangan Blang Padang dan Masjid Raya Baiturrahman.
Ke depan, Hotel Garuda ditingkatkan menjadi enam lantai, memiliki besmen, kapasitas 80 kamar dengan tiga pilihan yakni Superior, Deluxe, Junior Suite, Garuda Suites.
Tak hanya kamar, Garuda Hotel juga menyediakan beberapa meeting room dengan kapasitas yang berbeda. Sehingga cocok dijadikan tempat pertemuan mulai skala kecil hingga besar.
Garuda Hotel merupakan packing terbaru di bawah Calandra Manajemen. Hotel milik putra lokal Aceh ini sudah dikunjungi wisatawan dari dalam hingga luar Aceh.
4. Mita Mulia Hotel Managed by Calandra
Selain Alfatah dan Garuda, Iwan juga mengenalkan hotel Mita Mulia by Calandra yang berdiri di tengah lingkungan kampus Universitas Syah Kuala (USK). Hotel ini juga tak pernah sepi dari pengunjung karena memiliki daya tarik sendiri.
Mita Mulia by Calandra memiliki tiga pilihan kamar seperti deluxe, superior dan standar. Menurut Iwan, selain wisatawan, hotel ini juga cocok sebagai penginapan mahasiswa maupun orang tuanya saat berkunjung ke Banda Aceh.
Namun jangan khawatir, pelayanan dan kebersihan hotel ini sama dengan hotel-hotel yang ada di Banda Aceh pada umumnya.
(Akb/nusantaraterkini.co)
