Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Partai Golkar mengusulkan duet Ketum PSI Kaesang Pangarep dan Politisi Golkar sekaligus bos Jalan Tol Jusuf Hamka untuk maju di Pilkada Jakarta 2024.
Menanggapi itu, pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menilai, Partai Golkar telah ceroboh dan gegabah mendorong duet Kaesang Pangarep-Jusuf Hamka untuk Pilkada Jakarta 2024.
Baca Juga : Kejenuhan Dinilai jadi Pemicu Angka Golput di Pilkada Serentak 2024 Tinggi
Jamiluddin beralasan, Kaesang belum punya kompetensi untuk memimpin Jakarta, sebuah wilayah yang punya persoalan kompleks.
Baca Juga : Gerindra Hormati Hasil Rekapitulasi KPU Jakarta
"Ceroboh, karena Kaesang sosok yang belum punya prestasi dan pengalaman untuk mengurus Jakarta yang persoalannya sangat kompleks. Kapasitasnya belum layak untuk menjadi gubernur, apalagi di Jakarta," katanya, Senin (15/7/2024).
Jamiluddin mengatakan, Golkar semakin ceroboh ketika mendorong Jusuf Hamka sebagai calon wakil gubernur (cawagub) untuk mendampingi Kaesang.
Baca Juga : Strategi Kaesang Perkuat PSI: Rangkul Caleg Gagal 2024 untuk Tempur di 2029
Menurutnya, Jusuf Hamka yang punya latar belakang sebagai pengusaha sukses dengan banyak pengalaman dan prestasi semestinya tidak dijadikan cawagub oleh Golkar.
Baca Juga : Ungkap Makna Gajah di Logo Baru PSI, Kaesang: Kekuatan Besar yang Tenang dan Berwibawa
Karena itu, keinginan Airlangga Hartarto menjadikan Jusuf Hamka sebagai cawagubnya Kaesang, tentu sangat kontralogika.
"Tidak jelas logika apa yang digunakan Airlangga dalam mewacanakan duet Kaesang-Jusuf Hamka," tegas Jamiluddin.
Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai bagian dari parpol Koalisi Indonesia Maju (KIM) menyatakan, belum ada keputusan di internal Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk mengusung Kaesang-Jusuf Hamka sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada Jakarta 2024.
Baca Juga : Jusuf Hamka Mundur dari Golkar, Ace Hasan: Itu Haknya
"Belum, lagi terus. ya kita biar saja," kata Zulhas sapaan akrabnya.
Sementara itu, Partai NasDem menegaskan partainya tetap memprioritaskan Anies Baswedan maju sebagai cagub di Pilkada Jakarta.
"NasDem sampai saat ini masih berposisi menempatkan Pak Anies sebagai top priority untuk dicalonkan sebagai cagub Jakarta," kata politisi NasDem Bestari Barus.
Sebelumnya, Airlangga mengungkapkan bahwa Golkar menyiapkan pengusaha Jusuf Hamka untuk mendampingi Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep untuk maju pada Pilkada Jakarta 2024. Airlangga menyebut opsi itu bakal diambil apabila Kaesang bersedia maju di Jakarta.
"Untuk mendukung tadi Mas Kaesang, seandainya beliau memilih Jakarta, saya siapkan kader Golkar yang sudah malang melintang di infrastruktur, yaitu Babah Alun (Jusuf Hamka)," ujar Airlangga.
(cw1/nusantaraterkini.co)
