Nusantaraterkini.co, TEGAL – Persekat Tegal harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 1-1 oleh tamunya, Persiraja Banda Aceh, dalam laga lanjutan Championship yang berlangsung di Stadion Tri Sanja, Minggu (26/4/2026). Meski sempat memimpin di babak pertama, tim tuan rumah gagal mempertahankan keunggulan akibat gol cepat tim tamu di awal paruh kedua.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persekat tampil menekan sejak menit awal. Upaya serangan mereka membuahkan hasil pada menit ke-34 melalui titik putih. Serra Matos PM yang maju sebagai eksekutor penalti sukses menjalankan tugasnya dengan tenang, membawa Laskar Ki Gede Sebayu unggul 1-0. Skor ini bertahan hingga turun minum, meski laga diwarnai tensi tinggi dengan kartu kuning dini untuk Saputro R.
Baca Juga : Adhyaksa FC dan Garudayaksa Resmi Promosi ke Liga 1 Mendampingi PSS Sleman
Memasuki babak kedua, Persiraja Banda Aceh melakukan perubahan strategi yang instan. Hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai, tepatnya menit ke-48, Flynn-Gillespie C berhasil membungkam publik tuan rumah lewat gol penyeimbang setelah memanfaatkan assist dari Habib A. Gol cepat ini mengubah alur permainan menjadi lebih terbuka dan keras.
Baca Juga : Jadwal Super League dan Championship Hari Ini: Ambisi Menembus Papan Atas dan Misi Menjauh dari Zona Merah
Wasit dipaksa bekerja ekstra keras memimpin jalannya pertandingan yang berlangsung sengit tersebut. Tercatat, hujan kartu terjadi di babak kedua dengan total enam kartu kuning tambahan dikeluarkan, termasuk kartu merah (kumulasi kartu kuning) bagi pemain Persiraja, Muharrir, pada masa injury time (90+5'). Meskipun unggul jumlah pemain di menit-menit akhir, Persekat gagal memanfaatkan momentum untuk mencetak gol kemenangan.
Hasil imbang ini menjadi kerugian bagi Persekat yang mengincar poin penuh untuk memperbaiki posisi di klasemen. Sementara bagi Persiraja, satu poin dari Stadion Tri Sanja menjadi modal berharga dalam persaingan ketat di fase Championship.
Baca Juga : Persiraja Banda Aceh Gagalkan Kemenangan PSMS Medan di Detik Terakhir
(Emn/Nusantaraterkini.co)
