Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Petaka di Gelora BJ Habibie: PSM Makassar Tumbang di Tangan Persita

Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Stadion Gelora BJ Habibie menjadi saksi bisu runtuhnya benteng pertahanan PSM Makassar saat menjamu Persita dalam lanjutan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Senin (2/3/2026) malam.(foto:istimewa)

Nusantaraterkini.coMAKASSAR-Stadion Gelora BJ Habibie menjadi saksi bisu runtuhnya benteng pertahanan PSM Makassar saat menjamu Persita dalam lanjutan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Senin (2/3/2026) malam. Pertandingan yang diprediksi akan menjadi milik tuan rumah justru berakhir dengan hasil memilukan bagi para pendukung Juku Eja setelah papan skor menunjukkan angka dua empat untuk keunggulan tim tamu. 

Kekalahan ini terasa sangat menyesakkan mengingat armada tuan rumah sempat mendominasi jalannya laga pada menit awal sebelum akhirnya kehilangan kendali permainan akibat tekanan bertubi dari lawan. Atmosfer stadion yang awalnya riuh dengan sorak sorai kemenangan mendadak berubah menjadi sunyi saat satu demi satu gol bersarang di gawang tim kebanggaan masyarakat Sulawesi tersebut.

Baca Juga : Super League: Arema FC Gilas PSM Makassar Tiga Gol Tanpa Balas di Kanjuruhan

​Awal babak pertama sebenarnya memberikan harapan besar bagi publik tuan rumah ketika wasit Efendi menunjuk titik putih pada menit kesembilan. Fernandes yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna dan membawa timnya unggul cepat satu kosong. 

Momentum kemenangan seolah semakin nyata saat Neto mencetak gol kedua pada menit kedua puluh enam setelah menerima umpan matang dari Sakai. Namun keunggulan dua gol tersebut justru membuat barisan pertahanan tuan rumah tampak terlena.

Baca Juga : Bali United Bungkam PSM Makassar 2-0, Kartu Merah Yuran Fernandes jadi Titik Balik

 Persita yang tidak mau menyerah begitu saja mulai meningkatkan intensitas serangan dan berhasil memperkecil ketertinggalan melalui penalti Andrejic pada menit tiga puluh lima. Hanya berselang tiga menit kemudian gawang tuan rumah kembali jebol melalui aksi Gatot yang memanfaatkan umpan Rodriguez sehingga skor menjadi imbang dua dua saat turun minum.

Baca Juga : Super League: Persijap Jepara Permalukan Persita di Tangerang, Tiga Gol Tanpa Balas

​Memasuki paruh kedua situasi berbalik seratus delapan puluh derajat bagi skuad tuan rumah yang mulai kehilangan konsentrasi di lini tengah. Meskipun penguasaan bola secara keseluruhan cukup berimbang dengan angka empat puluh tujuh persen berbanding lima puluh tiga persen namun efektivitas serangan justru memihak kepada tim tamu. 

Persita tercatat mampu melepaskan tiga belas tembakan dengan tujuh di antaranya mengarah tepat ke gawang sementara tuan rumah hanya mampu membalas dengan lima total tembakan sepanjang laga. Petaka bagi tuan rumah semakin menjadi saat Rodriguez mencetak gol ketiga bagi Persita pada menit tujuh puluh empat yang membuat mental para pemain Makassar semakin merosot tajam di hadapan ribuan pasang mata suporter mereka sendiri.

Baca Juga : Super League: Persik Kediri Raih Poin Penuh Usai Tundukkan Persita 1-0

​Usaha untuk mengejar ketertinggalan dengan memasukkan tenaga baru seperti Tanjung dan Medina terbukti belum membuahkan hasil manis karena disiplinnya lini belakang lawan. Harapan untuk setidaknya mengamankan satu poin akhirnya sirna sepenuhnya ketika Caraka mencetak gol penutup pada menit delapan puluh delapan setelah menerima assist dari Racic. 

Kekalahan kandang ini menjadi bahan evaluasi besar bagi manajemen dan tim pelatih mengingat mereka gagal mempertahankan keunggulan dua gol yang sudah didapat sejak awal laga. Dengan hasil ini Persita sukses membawa pulang poin penuh dari markas lawan sekaligus memberikan pelajaran berharga bagi tuan rumah tentang pentingnya menjaga konsentrasi hingga peluit panjang dibunyikan oleh sang pengadil lapangan di akhir pertandingan.

(Emn/Nusantaraterkini.co)