Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pelatih Thailand, Masatada Ishii, menilai Indonesia bisa menjadi lawan tangguh di Piala AFF atau ASEAN Cup 2024.
Indonesia dan Thailand, yang merupakan juara bertahan, tidak satu grup di Piala AFF 2024 yang akan berlangsung pada 23 November-21 Desember 2024.
Thailand menghuni Grup A bersama Malaysia, Singapura, Kamboja, dan pemenang laga playoff Timor Leste vs Brunei Darussalam.
Baca Juga : Piala AFF U-23: Indonesia Lolos ke Semifinal Usai Ditahan Imbang Malaysia
Sementara itu, Indonesia berada di Grup B bersama Vietnam yang berstatus runner-up Piala AFF 2022, Filipina, Myanmar, dan Laos.
Masatada Ishii tetap mewaspadai Indonesia meski kedua tim tidak bertemu di babak penyisihan grup Piala AFF 2024.
Jika finis di posisi dua besar klasemen akhir grup masing-masing, Thailand bisa bersua Indonesia di semifinal. Menurut Masatada Ishii, Indonesia menunjukkan perkembangan positif yang dibuktikan dengan hasil pada laga-laga terakhir.
Baca Juga : Imbas Kegagalan AFF?, PSSI Umumkan Pemecatan Shin Tae-yong
"Turnamen terakhir adalah Piala Asia 2023 atau Piala Asia U23, Indonesia bermain dengan bagus dan meraih hasil yang menggembirakan," kata Masatada, dikutip dari Tin Tuc 24h.
"Saya rasa level sepak bola Indonesia sudah jauh lebih bagus dari sebelumnya," ungkap pelatih asal Jepang tersebut.
Masatada Ishii yakin timnas Indonesia punya masa depan cerah. Ia juga menilai Indonesia bisa menjadi lawan tangguh di Piala AFF 2024.
Baca Juga : Graham Potter Resmi Menjadi Pelatih Timnas Swedia
"Mereka akan terus berkembang lebih jauh dari sekarang dan menjadi lebih kuat pada masa depan," ujarnya. "Saya rasa Indonesia akan menjadi lawan tangguh di Piala AFF 2024," imbuh Masatada Ishii.
Thailand merupakan negara tersukses di Piala AFF dengan raihan 7 gelar juara pada 1996, 2000, 2002, 2014, 2016, 2020, dan 2022.
Singapura menyusul dengan empat trofi (1998, 2004, 2007, 2012), diikuti Vietnam (2008, 2018), dan Malaysia (2010).
Baca Juga : Mantan Pelatih Chelsea, Graham Potter Diisukan Bakal Latih Timnas Swedia
Sementara, pencapaian terbaik Indonesia ialah menjadi runner-up dalam enam edisi pada 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020. (rsy/nusantaraterkini.co)
