Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Polisi di Bulukumba Aniaya Siswi SMA sampai Patah Hidung Gegara Dikira Pria

Editor :  hendra
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Briptu AD saat diperiksa. Dok: Ist.

nusantaraterkini.co, SULSEL - Seorang siswi SMA di Bulukumba dianiaya oknum polisi berpangkat Briptu berinisial AD (Briptu AD) hingga mengalami patah hidung.

Anggota Samapta Polsek Ujung Bulu, Polres Bulukumba ini kini diamankan oleh Propam Polres Bulukumba usai menganiaya korban FA (15).

Penganiayaan ini terjadi di rumah Briptu AD di Jalan Cendana, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba, Sulsel, pada Kamis (2/5/24). Siswi SMA tersebut terpaksa harus menjalani perawatan intensif hingga operasi di RSUD Sultan Dg Raja Bulukumba.

Baca Juga : Upacara Sumpah Pemuda Berubah Ricuh, Dua Siswi Tamsis Binjai Terlibat Duel Berdarah: Satu Luka

"Briptu AD telah diamankan dan dalam pengawasan Propam Polres Bulukumba untuk menjalani proses pemeriksaan," kata Kasi Humas Polres Bulukumba, AKP H.Marala, kepada wartawan, Selasa (7/5/24).

Marala menjelaskan, Briptu AD menganiaya korban karena salah paham. Ia mengira korban FA, seorang laki-laki.

"Secara spontan melakukan pemukulan karena sebelumnya mengira korban seorang lelaki," sebut dia.

Baca Juga : Siswi MTs di Cipayung Bunuh Diri, Diduga Gegara Bullying: Polisi Dalami Motif

FA merupakan teman dari adik perempuan Briptu AD. Ia berkunjung ke rumahnya. Briptu AD tiba-tiba emosi ketika melihat korban dalam kamar berduaan dengan adiknya.

"Jadi, dikiranya laki-laki. Karena korban juga masuk ke rumah Briptu AD pakai jaket hoodie. Dan ketika Briptu AD masuk ke kamar, korban sembunyi dalam selimut," katanya.

Sementara, Kasi Propam Polres Bulukumba Kompol H.Nuryadin menegaskan, pihaknya akan bekerja secara profesional.

Baca Juga : Ratusan Ribu Murid SMA/SMK dan 30 Murid SLB Ikuti Ujian TKA di Sumut

"Jika dalam proses pemeriksaan anggota tersebut terbukti melakukan tindak pidana, maka Briptu AD akan ditindak sesuai hukum, perundang-undangan yang berlaku, baik di peradilan umum maupun pada peradilan profesi di internal kepolisian," tegasnya dikutip dari kumparan.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami babak belur dan hidung patah. Korban dirawat intensif di RS Sultan Dg Raja Bulukumba dan harus menjalani tindakan operasi.

(Dra/nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Tinjau Ujian TKA SMA/SMK, Bobby Nasution: Layarnya Buram LCD-nya Kenak, Catatan ke Pak Kadis