nusantaraterkini.co, DELI SERDANG - Polisi menangkap seorang warga Kecamatan Pantai Labu bernama Syaiful atas dugaan keterlibatan dalam mengatur kedatangan 153 imigran Rohingya di Kabupaten Deli Serdang.
Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol Rizki Akbar saat dikonfirmasi membenarkan kalau pihaknya telah menangkap Syaiful atas dugaan keterlibatan kedatangan imigran Rohingya ke Deli Serdang.
"Benar. Sekarang Syaiful telah kita serahkan kepada pihak imigrasi," terangnya, Senin (28/10/2024).
Baca Juga : Peresmian Pembangunan Masjid KH Ahmad Dahlan UMSU, Wagub Surya: Kampus dan Masjid Harus Tumbuh Bersama
Selain Syaiful, Rizki menyebut sopir dan kernet yang sebelumnya diamankan, juga telah diserahkan ke imigrasi. Dia pun enggan memerinci lebih jauh soal itu. Sebab, kata Rizki, kasus itu ditangani imigrasi.
Sebelumnya diberitakan, sekitar 153 imigran Rohingya mendarat di Pantai Dewi Indah, Kecamatan Pantai Labu, Kamis (24/10/2024) dini hari. Mereka datang dengan menaiki kapal. Kedatangan Rohingya itu mendapat penolakan dari warga.
Kapolresta Deli Serdang Kombes Raphael Sandhy Cahya Priambodo menyebut sudah ada truk yang menunggu kedatangan ratusan imigran Rohingya itu sebelum mendarat di pulau.
Baca Juga : Gerebek Kampung Narkoba, Satres Narkoba Polrestabes Medan Ringkus 3 Orang Pelaku
Lalu, polisi mengamankan tiga orang yang hendak mengangkut ratusan imigran Rohingya itu. Mereka adalah sopir dan dua kernet.
Adapun ketiganya adalah A (40), warga Kecamatan Medan Denai, selaku sopir dan dua kernet yang merupakan warga Provinsi Aceh inisial SA (19) dan RS (15). Raphael menyebut saat diamankan, sebagian imigran Rohingya ini telah berada di dalam truk dengan nomor polisi BL 8567 C yang dikemudikan A.
Setelah diamankan, pihak kepolisian menginterogasi sopir dan dua kernet tersebut. Berdasarkan pengakuan sopir, mereka diupah sebesar Rp 1,5 juta oleh seorang warga Aceh bernama Boy.
"Dari hasil interogasi terhadap sopir penjemput, mereka dibayar Rp 1,5 juta oleh seseorang bernama Boy, warga Aceh, untuk melakukan penjemputan warga Rohingnya di Pantai Dewi, Desa Pantai Labu Pekan," jelas Raphael, dikutip detik, Senin (28/10/2024).
Raphael menyebut penjemputan Rohingya itu diduga diatur oleh seorang warga Pantai Labu bernama Syaiful.
"(Keterangan sopir) bahwa pada saat penjemputan nantinya sudah ada orang yang mengarahkan di lokasi tersebut bernama Syaiful warga Pantai Labu. Masih (dicari)," ujarnya.
(Dra/nusantaraterkini.co).
