Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Prabowo Subianto Singgung Elit Politik Indonesia Sulit Akui Prestasi

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Prabowo Subianto di Deklarasi Relawan Pedagang Indonesia Maju (RPIM), Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (8/12/2023). (Foto: Nanda Prayoga)

Prabowo Subianto Singgung Elit Politik Indonesia Sulit Akui Prestasi

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Calon presiden dengan nomor urut dua Prabowo Subianto menyebutkan jika elit politik di Indonesia sulit untuk mengakui prestasi satu dengan yang lainnya.

Baca Juga : Apresiasi Prabowo di Filipina, GREAT Institute: ASEAN Lahir dari Rahim Solidaritas Kawasan

“Kadang-kadang terutama elit kita ini sulit mengakui prestasi kita. Kita harus bersyukur apa yang sudah kita capai saat sekarang,” katanya saat Deklarasi Relawan Pedagang Indonesia Maju (RAPIM) di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (8/12/2023).

Baca Juga : Cegah Korupsi, Gus Ipul Usul Pengadaan Barang dan Jasa Program Sekolah Rakyat Dialihkan ke Lembaga Lain

Prabowo menjelaskan, bahwa apa yang Indonesia miliki sekarang adalah hasil dari semua pemimpin dan tokoh sebelumnya.

“Marilah kita jujur apa yang kita nikmati sekarang adalah hasil dari semua pemimpin sebelum kita. Semua presiden, semua wakil presiden, semua tokoh-tokoh, berpuluhan tahun sebelum kita, ini fakta fenomena sejarah,” tambahnya.

Baca Juga : Fenomena State Capture Pada Kekuasaan

Lebih lanjut, Ketua Umum Partai Gerindra ini juga menyebutkan bahwa ia tidak bisa membangun Indonesia dengan dirinya sendiri, melainkan harus ada bantuan dari pihak lain.

Baca Juga : Pengamat Geopolitik: Kejadian yang Menimpa Donald Trump Bisa Saja Terjadi di Indonesia

“Ini selalu usaha bersama, seorang pemimpin tidak bisa sendiri, seorang jenderal tidak bisa memenangi pertempuran sendiri, terima kasih dukungan kepada saya dan Mas Gibran, tetapi saya tidak pernah sedetikpun (meyakini) bahwa saya yang sendiri akan mampu, saya paham saya butuh banyak orang, banyak patriot, banyak putra putri bangsa yang harus kita cari,” jelasnya.

Tapi saat ini, rival dari Presiden Jokowi selama dua periode ini menambahkan, bahwa ia melihat masih banyak rintangan, kesulitan dan hambatan yang harus diperbaiki di Indonesia ini.

Baca Juga : Klasemen Akhir Medali SEA Games 2025: Indonesia Runner-Up, Ukir Prestasi Tandang Terbaik dalam 30 Tahun

“Setelah masuk dalam kabinet Pak Jokowi, saya melihat bagaimana roda berjalan memang kita masih banyak menghadapi rintangan, kesulitan, hambatan, itu benar. Tapi kita bersyukur juga ada pengelolaan, ada leadership, ada pengambilan keputusan yang tepat,” pungkasnya.

Baca Juga : Save Policing, Save Justice: Ketika Reformasi Harus Menjadi Gerakan Kebangsaan

(mr6/nusantaraterkini.co)