Nusantaraterkini.co, MEDAN – Seorang pria bernama Dodi Muhammad (29) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di kawasan Medan Labuhan, Sumatera Utara. Korban diduga menjadi korban penganiayaan setelah tertangkap saat melakukan pencurian.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Nakhoda Sulaiman, Kelurahan Sei Mati, pada Senin (6/4/2026) dini hari. Kabar duka pertama kali diterima keluarga dari warga sekitar.
Ayah korban, Zulkarnaen (56), mengaku hanya mengetahui informasi bahwa anaknya diduga dipukuli setelah ketahuan mencuri buah. Namun, ia tidak mengetahui secara pasti jenis maupun jumlah buah yang diambil.
Baca Juga : Gegara Portal Jalan, Avin Ginting Dikeroyok Warga Desa Pujimulyo
“Kami hanya dengar dari tetangga. Katanya anak saya mengambil buah, tapi tidak tahu buah apa. Tapi apakah harus sampai disiksa seperti itu sampai meninggal dunia,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Setelah kejadian, korban dibawa ke RS Bhayangkara Medan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Pihak rumah sakit kemudian melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian.
Menurut Zulkarnaen, saat pertama kali ditemukan, tubuh anaknya dalam kondisi tangan dan kaki terikat. Namun saat tiba di rumah sakit, ikatan tersebut sudah dilepaskan.
Keluarga semakin terpukul setelah melihat kondisi jenazah yang dipenuhi luka. Terdapat memar di bagian wajah dan kepala, serta darah yang keluar dari hidung dan mulut korban.
“Saya lihat sendiri, wajahnya penuh memar, hidung dan mulutnya berdarah,” ungkapnya.
Ia sangat menyayangkan tindakan kekerasan yang diduga dilakukan terhadap anaknya. Menurutnya, jika memang bersalah, korban seharusnya diserahkan kepada aparat penegak hukum, bukan dihakimi secara brutal.
“Kalau memang salah, serahkan saja ke polisi. Jangan diperlakukan seperti itu,” tegasnya.
Atas kejadian tersebut, keluarga telah melaporkan kasus ini ke Polres Pelabuhan Belawan dan berharap pelaku segera ditangkap serta diproses sesuai hukum yang berlaku.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, Agus Purnomo, membenarkan bahwa laporan telah diterima dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan.
“Laporan sudah kami terima, mohon doanya agar kasus ini segera terungkap,” ujarnya.
Di sisi lain, pihak pemilik rumah yang diduga menjadi lokasi pencurian juga melaporkan korban ke Polsek Medan Labuhan. Akibatnya, kasus ini kini berkembang menjadi saling lapor antara kedua pihak.
“Untuk sementara posisi kasus masih saling melapor,” pungkasnya.
(Dra/nusantaraterkini.co).
