Program Makan Siang dan Susu Gratis Prabowo-Gibran, UMKM Berkembang, Indonesia Emas Terwujud
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumatera Utara (Sumut), Ade Jona Prasetyo menilai program makan siang dan pemberian susu gratis.
Ini merupakan program andalan pasangan Prabowo-Gibran selain program lainnya merupakan langkah awal dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program ini mengandung banyak nilai filosofis, terlebih dalam menangkap peluang Indonesia Emas di 2045.
Baca Juga : Pujakesuma Bersatu Komitmen Dukung Program Prabowo-Gibran untuk Rakyat
Caleg DPR RI nomor urut dua dapil Sumut 1 dari Gerindra itu optimis program ini dapat membenahi Indonesia dari banyak sisi, terutama UMKM.
Pada 2022, Indonesia mengimpor susu mencapai 205.000 ton. Angka tersebut merupakan terbesar sejak lima tahun terakhir.
"Ini akan menjadi peluang besar apabila impor dapat ditekan dengan mengoptimalisasikan kemandirian ekonomi berbasis UMKM," tegasnya.
Baca Juga : Misi Asta Cita, USU Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan
Pria yang menjabat Ketua HIPMI Sumut ini juga menegaskan, program makan siang dan pemberian susu gratis merupakan langkah pemenuhan gizi anak bangsa sekaligus pencegahan stunting.
Lebih dari itu, Prabowo dan Gibran punya keinginan kuat agar pelaku UMKM dilibatkan dalam program tersebut.
"Program ini akan menciptakan kemandirian dalam negeri dan membenahi sistem perekonomian melalui pengembangan UMKM,” jelasnya.
Baca Juga : Prabowo Raih Jenderal Penuh, Ade Jona dan TKD Sumut Ucapkan Selamat
Untuk itu dirinya berkeyakinan pemberian makan siang dan susu gratis ini menjadi pondasi dasar dalam mengantarkan Indonesia Emas 2045.
Narasi Indonesia Emas 2045 tidak mungkin terealisasi apabila stunting masih menjadi isu nasional dan UMKM tidak berkembang. "Program ini sangat urgen diterapkan untuk menekan jumlah stunting di Indonesia," ungkapnya.
Berdasarkan Data BKKBN, saat ini akan stunting memang dalam posisi penurunan penurunan di semester ke-2 pada 2023. Tapi, masih kurang substantif.
Baca Juga : Ade Jona: Jangan Sampai Tidak Gunakan Hak Suara pada Pemilu 2024
Pasalnya, terdapat 11.3 juta keluarga yang beresiko stunting di semester ke-2 tahun 2023.
“Program ini merupakan semangat kita bersama. Pak Prabowo dan Mas Gibran juga sudah hitung dengan kalkulasi yang mumpuni, dan program ini benar-benar bisa direalisasikan. Pak Prabowo dan Mas Gibran juga punya semangat dalam menciptakan keberlanjutan, percepatan dan penyempurnaan. Semangat ini ada di dalam program makan siang dan susu gratis ini,” tambahnya.
Untuk itulah dirinya berharap kepada Allah SWT untuk memudahkan jalan kemenangan Prabowo-Gibran dalam memimpin bangsa Indonesia.
Baca Juga : Ade Jona Prasetyo Optimistis Bisa Meraih Kemenangan Sekali Putaran
“Saya juga pelaku UMKM. Saya juga punya sahabat. Saudara, tetangga yang bergerak di UMKM. Ini tentu peluang besar bagi bangsa Indonesia dalam menciptakan UMKM berkembang dan Indonesia Emas," pungkasnya.
(Akb/nusantaraterkini.co)
