Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Proses Pemilu Itu Panjang, Tidak Sekilat Proses di Balik Bilik Suara

Editor :  Akbar
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Tangkapan layar postingan akun tiktok milik Najwa Shihab tentang kawal Pemilu 2024

Proses Pemilu Itu Panjang, Tidak Sekilat Proses di Balik Bilik Suara

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Proses Pemilu itu panjang, tidak sekilat proses di balik bilik suara. Di mana 14 Februari 2024 nanti seluruh masyarakat Indonesia akan melakukan Pemilu 2024 serentak.

Hasil coblosan jutaan orang itu nantinya, masih akan dikumpulkan, dihitung, dicatat, diantarkan, direkapitulasi lagi, dilaporkan lagi dan seterusnya.

Baca Juga : Suami Najwa Shihab, Ibrahim Sjarief Meninggal Dunia

“Nah semakin panjang prosesnya, semakin tinggi potensi kecurangannya kan?” tanya Najwa Shihab di postingan akun tiktoknya sendiri, Selasa (13/2/2024).

nusantaraterkini.co/uploads/images/202402/image_870x_65cb576534829.jpg" alt="">

Dalam video itu, Najwa Shihab menjabarkan modusnya yang mulai dari penambahan atau pengurangan jumlah suara, pemilih ganda, perubahan data, kesalahan catat, pengrusakan kertas, politik uang. “Dan masih banyak lagi cara-cara yang belum kita bayangkan,” ujarnya.

Baca Juga : Presiden Prabowo Tanggapi Kekhawatiran Masyarakat Perihal RUU Polri

Wanita yang akrab disapa Mbak Nana ini menyatakan dalam postingannya, peran masyarakat sebagai pemilih tidak tuntas dengan hanya menaruh suara di TPS.

“Tapi penting untuk ikut memastikan suara itu dikelola seperti seharusnya. Salah satu caranya, kita bisa langsung foto, rekam, laporkan, bila melihat ada indikasi kecurangan baik di TPS atau bukan,” terangnya.

Termasuk ancaman dan pemaksaan pemilih, politik uang, manipulasi formulir C, atau penyelewengan lainnya.

Baca Juga : ICW Kritik Wacana Pilkada via DPRD: Bandingkan Anggaran Rp37 Triliun dengan Makan Gratis Rp71 Triliun

“Bila teman-teman menemukan kejanggalan, mari laporkan ke sejumlah platform pelaporan Pemilu. Ini sebagian diantaranya, jagapemilu.com, kecuranganpemilu.com, jagasuaramu.id, wargajagasuara.com, sigaplapor.bawaslu.go.id, kawalpemilu.org,” katanya.

Daripada bergulat dengan curiga, sambungnya, lebih baik ikut menjaga. “Karena yang kita pertaruhkan ini terlalu besar untuk dikawal bersama. Pastikan suara rakyat dikawal oleh rakyat,” pungkasnya.

Postingan ini pun mendapat sambutan dari netizen dengan 452,6 ribu like, 12,7 ribu komentar, 35,5 ribu orang yang menjadikan video ini favorit, serta 16,2 ribu netizen yang menshare video ini.

Baca Juga : Bolehkah Yudikatif Berperan Legislatif?

nusantaraterkini.co/uploads/images/202402/image_870x_65cb5779398ef.jpg" alt="">

@abbarr: Aku 01 Tpi setelah nonton dirty vote aku pindah ke 02????????

@uulfadhillahdhill: aku 02 setelah nonton dirty vote tetep 02 lihat fyp wisuda Unhan makin mantap pilih 02

Baca Juga : Australia Ambil Langkah Tegas, 4,7 Juta Akun Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Dinonaktifkan

@kalula: aku milih Pak Prabowo tapi malah aku yg deg degkan, takut banget ada kecurangan????

@Odette☁: Bener banget, kita harus nonton dirty vote biar makin yakin kalo pilih 02

@eS Ha Store: kenapa pemilu ngk pake aplikasi aja sih, dengan akses sidik jari.. otomatis kan minim kecurangan ???? soalnya kan yg punya ktp udah pasti kerekam sidik jarinya..

Baca Juga : FIFA Gandeng TikTok untuk Piala Dunia 2026: Ada Siaran Langsung dan Konten Eksklusif

@????️????4????????4????????️????: sekelas Nazwa shihab aja dukung prabowo✌????

All in 02

SATU PUTARAN

@PENGENTOBAT ????️: pilih anis

dukung ganjar

coblos prabowo

setuju yaaa semuanya...✌✌

(Akb/nusantaraterkini.,co)