Nusantaraterkini.co, Jakarta - Saat soal pemekaran daerah di Indonesaia terus bergulir di Indonesia. Salah satu pembentukan Provinsi Kepulauan Flores sebagai pemekaran dari Nusa Tenggara Timur (NTT) semakin ramai diperbincangkan.
Diketahui, calon provinsi baru ini direncanakan mencakup sembilan kabupaten yang saat ini menjadi bagian dari NTT.
Pemekaran ini bertujuan untuk meningkatkan pemerataan pembangunan dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), NTT memiliki luas wilayah mencapai 46.446,64 km².
Dengan wacana ini, Provinsi Kepulauan Flores akan memiliki ibu kota di Maumere dan terdiri dari kabupaten-kabupaten dengan potensi besar dalam berbagai sektor.
Daftar Kabupaten yang Bergabung dalam Provinsi Kepulauan Flores sebagai berikut:
1. Kabupaten Manggarai Barat
Kabupaten ini dikenal dengan ikon dunia, Taman Nasional Komodo, yang menarik wisatawan internasional. Terdiri dari kecamatan, yakni Komodo, Boleng, Sano Nggoang, Mbeliling, Lembor, Kuwus Barat Potensi Unggulan Pariwisata: Pulau Komodo, Pantai Pink. Perikanan: Sumber daya laut melimpah. Pertanian: Padi, jagung, dan kopi.
2. Kabupaten Manggarai Timur
Kabupaten ini memiliki potensi besar dalam pertanian, khususnya kopi dan cengkeh. Kecamatan yang ada meliputi Kecamatan Borong, Kota Komba, Poco Ranaka, Lamba Leda. Potensi Unggulan: Pertanian: Kopi arabika. Pariwisata: Keindahan alam Danau Rana Tonjong. Peternakan: Sapi dan kambing.
3. Kabupaten Manggarai
Manggarai dikenal dengan budaya lokal dan keindahan alamnya, seperti Kampung Adat Wae Rebo. Kecamatan yang tergabung yakni Kecamatan Langke Rembong, Ruteng, Satar Mese Utara dan lainnya. Potensi Unggulan: Pariwisata: Kampung adat dan keindahan alam. Kerajinan: Tenun ikat.
4. Kabupaten Nagekeo
Kabupaten ini memiliki potensi pariwisata unggulan seperti Danau Kelimutu. Kecamatan meliputi Kecamatan Aesesa, Mauponggo, Nangaroro dan lainnya. Potensi Unggulan: Pariwisata: Danau Kelimutu. Pertanian: Jagung dan kacang-kacangan.
5. Kabupaten Ende
Kabupaten Ende menyimpan potensi sejarah dan alam. Kecamatan yang ada meliputi Kecamatan Ende Selatan, Detusoko, Kelimutu dan lainnya. Potensi Unggulan: Pariwisata: Danau Kelimutu, situs sejarah Bung Karno. Pertanian: Ubi kayu, kopi, dan rempah-rempah.
6. Kabupaten Sikka
Sikka merupakan daerah strategis di pesisir dengan potensi kelautan yang besar. Kecamatan yang tergabung yakni Kecamatan Alok, Waiblama, Hewokloang dan lainnya. Potensi Unggulan: Pariwisata: Pantai Koka dan Maumere. Perikanan: Budidaya ikan laut. Pertanian: Kakao, vanili.
7. Kabupaten Flores
Timur Flores Timur dikenal dengan budaya unik dan tradisi lautnya. Kecamatan meliputi Kecamatan Larantuka, Adonara, Solor Timur dan lainnya. Potensi Unggulan: Pariwisata: Ritual Semana Santa. Perikanan: Industri hasil laut.
Kabupaten ini memiliki tradisi berburu paus yang mendunia. Kecamatan yang tergabung yakni Kecamatan Nubatukan, Lebatukan, Omesuri dan lainya. Potensi Unggulan: Pariwisata: Tradisi Lamalera. Perikanan: Sumber daya laut.
9. Kabupaten Ngada
Ngada memiliki keunikan budaya dan bentang alam pegunungan. Kecamatan meliputi Kecamatan Bajawa, Golewa, Aimere dan lainnya. Potensi Unggulan: Pariwisata: Kampung adat Bena. Pertanian: Kopi dan cengkeh.
Jika Provinsi Kepulauan Flores terbentuk, diharapkan mampu mendorong pembangunan yang lebih merata di wilayah tersebut. Namun, wacana ini masih dalam tahap pengkajian dan membutuhkan persetujuan pemerintah pusat. Dengan potensi yang dimiliki, wilayah ini berpeluang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia. ***
