Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pupuk Subsidi asal Madina Dijual ke Luar Kabupaten, Ini Respons Pemilik Usaha Dagang

Reporter :  Mohammad Reza
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi. Pupuk Subsidi. (Ist)

Nusantaraterkini.co, MADINA - Maraknya penjualan pupuk subsidi di luar wilayah penyebaran semakin terlihat dan nyata. Berdasarkan informasi ini, media mencoba mencari tahu. Salah satunya, UD Sigantang di Desa Longat, Kecamatan Panyabungan Barat. 

Berdasarkan data, dari UD Sigantang ada sekitar 200 sak. Pupuk-pupuk ini, dikumpulkan dan akan disalurkan ke Kabupaten Palas dan Paluta. Namun, sayangnya ketika dikonfirmasi pemilik UD Sigantang tak mengakui bahwa pupuk dari kiosnya. 

"Tidak ada bapak. Saya menjual di wilayah kerja saya, Kelurahan Longat dan Desa Runding. Itu berita yang dibuat-buat," jelasnya melalui pesan WhatsApp, Sabtu (21/6/2025).

Baca Juga : Tangis Pecah di PN Labuhanbatu, Ratusan Emak-emak dan Keluarga Minta 11 Warga Terdakwa Dibebaskan

Bahkan dia juga mengatakan, dirinya tak akan ditebus atau membayari pupuk tersebut jika masih ada stok dan pasokan. 

"Dibiarkan saja, tidak ditebus. Berapa kita butuh untuk musim tanam, itu yang ditebus," tambahnya. 

Bahkan pemilik UD ini, membantah bahwa ada kutipan uang sebesar Rp 3.000,- yang diperuntukkan sebagai kutipan pengaman. Informasinya kutipan ini dikutip seluruh kios pupuk subsidi di Kabupaten Mandailing Natal dan disetorkan ke Distributor Gresik Cipta Sejahtera (GCS) Cabang Padang Sidempuan. 

Baca Juga : Pria Paruh Baya di Sergai Ditemukan Tewas di Ladang Sawit

Awak media pun mencoba mengkonfirmasi kepada Ari, salah seorang staff GCS Padang Sidempuan yang diduga menerima dan mengumpulkan kutipan tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan redaksi, konfirmasi via WhatsApp tidak juga mendapatkan balasan. 

(mra/nusantaraterkini.co)