Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Rakoswil se-Sumatera Bahas Isu Masyarakat dan Komitmen Meningkatkan Perekonomian Berbasis Syariah 

Editor :  Rozie Winata
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ketua Panitia Rakoswil se-Sumatera, Datuk Adil Fredy Abraham (Foto: Elvirida Lady Angel Purba/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Rapat Konsolidasi Wilayah (Rakoswil) se-Sumatera yang digelar pada Jumat (15/11/2024) sukses dihadiri oleh perwakilan dari berbagai daerah, termasuk Aceh, Sumatera Selatan, dan beberapa kabupaten dan provinsi lainnya.

Acara yang dihadiri puluhan peserta ini menjadi ajang diskusi strategis untuk membahas isu-isu yang berkembang di masyarakat serta evaluasi program.  

Baca Juga : Tim 9 Desak Erick Thohir Mundur dari MES, Teguh Santosa: Jangan Bawa Keprihatinan ke Ruang Publik

Ketua Panitia Datuk Adil Fredy Abraham menyampaikan bahwa tujuan utama pertemuan ini adalah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pendekatan berbasis syariah.

Baca Juga : Ijeck Paparkan Program Ekonomi Umat Berbasis Syariah kepada Bank Indonesia

"MES (Masyarakat Ekonomi Syariah) berkomitmen membantu masyarakat dengan income berbasis syariah. Isu-isu yang berkembang di masyarakat dibahas dalam rapat ini, sekaligus menjadi evaluasi terhadap program-program yang sudah berjalan," ujarnya kepada Nusantaraterkini.co, Jumat (15/11/2024).

Dia menyebutkan, mantan Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah yang hadir dalam acara tersebut sebagai pemimpin wilayah MES Sumut menjadi motivasi bagi para peserta dalam menyelaraskan visi dan misi MES untuk kemajuan perekonomian berbasis syariah.  

Baca Juga : Perbaikan Jalan Batu Jomba Jadi Prioritas, Komisi V Dorong Realisasi di 2025

"Insyaallah, rapat seperti ini tidak hanya dilakukan setahun sekali. Jika ada isu penting yang perlu dibahas, kami akan bertemu kembali. Ini adalah bentuk komitmen MES untuk terus memberikan dampak positif bagi masyarakat," tambah Datuk Adil.  

Selain rapat, rangkaian kegiatan Rakorwil akan dilanjutkan dengan kunjungan ke Kampung Tahu di Binjai pada Sabtu (16/11/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk melihat hasil usaha masyarakat seperti produksi tahu, tempe, dan produk-produk lokal lainnya.  

Datuk Adil memiliki harapan besar agar MES terus berkembang sesuai visi dan misinya. 

"Kami ingin lembaga-lembaga di dalamnya terus maju. Kalau menggunakan istilah UMKM, kita harapkan mereka bisa 'naik kelas' dengan dukungan yang kami berikan," tutupnya.

(Cw9/Nusantaraterkini.co)