Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Ratusan Guru dan Siswa Sekolah Rakyat Siap Sambut Presiden Prabowo di Banjarbaru

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Para siswa Sekolah Rakyat melakukan latihan baris berbaris. (Foto: dok Kemensos)

Nusantaraterkini.co, BANJARBARU - Ratusan guru, siswa, dan tenaga kependidikan (Tendik) siap menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto dalam acara peluncuran program Sekolah Rakyat di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2025).

Presiden dijadwalkan hadir bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan para kepala daerah. Acara ini dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru yang berada di lingkungan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru.

Sekitar dua ribu peserta dari berbagai unsur ikut berpartisipasi dalam acara peluncuran ini, di antaranya terdapat sejumlah siswa Sekolah Rakyat yang akan memberikan penampilan khusus di hadapan Presiden, seperti paduan suara, teater, pidato, hingga atraksi baris variasi.

Para siswa tersebut datang dari berbagai Sekolah Rakyat diseluruh Indonesia seperti Jakarta, Bogor, Bekasi, Tangerang Selatan, Aceh Besar, Malang, Probolinggo, Jombang, Pasuruan, Kupang, Makassar, hingga Jayapura.

Baca Juga : Program Sekolah Rakyat Resmi Diluncurkan Besok, 166 Titik Telah Beroperasi

Salah satu siswa dari SRT 8 Jombang, Earlene Naifah Widyadana (15), masih tidak menyangka bisa ikut terlibat dalam peluncuran Sekolah Rakyat. Ia rencananya akan menjadi pembawa acara pada acara tersebut.

“Enggak nyangka sih ya, kaget juga. Karena kan, karena enggak pernah naik pesawat juga kan. Alhamdulillah bisa sampai sini, katanya juga ada Pak Prabowo ke sini. Syukur Alhamdulillahnya bisa ketemu Pak Prabowo, seneng banget sih di sini,” katanya mengutip Kemensos, Minggu (11/1/2026)

Naifah datang dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja serabutan sebagai tukang servis dan jual beli handphone, baginya Sekolah Rakyat membuka harapan kembali untuk bisa melanjutkan pendidikan.

“Senang banget alhamdulillah. Soalnya kalau enggak ada program ini saya kayaknya enggak sekolah,” ujar Naifah.

Baca Juga : Lahan Dipakai untuk Pembangunan Sekolah Rakyat dan SPPG, Pemko Medan Tertibkan Bangunan Liar di Tanjung Selamat

Sementara itu Guru Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 19 Kupang Maria Cindayani Rosari Limun mengutarakan perasaan senangnya karena Sekolah Rakyat akhirnya bisa diluncurkan.

“Tentu banyak masyarakat yang akan tahu dan sadar bahwa Sekolah Rakyat ini benar-benar sangat bermanfaat dan sasarannya tepat pada orang yang betul-betul membutuhkan,” kata Maria.

Maria berharap Sekolah Rakyat terutama di Kupang bisa terus bertambah jumlahnya dan tersedia dari berbagai jenjang.

“Karena sangat banyak anak di sana yang membutuhkan pendidikan, bantuan pendidikan, dan juga saya sangat berharap di NTT ini tidak hanya sampai di SMP, ada juga sampai di SMA,” pungkasnya.

Sebanyak 166 titik Sekolah Rakyat rintisan telah beroperasi sejak 2025, pada saat bersamaan 104 titik Sekolah Rakyat permanen juga mulai dibangun dan ditargetkan mencapai 200 titik pada 2027.

(*/Nusantaraterkini.co)