nusantaraterkini.co, KUPANG - Sebanyak 128 pelajar di SMPN 8 Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami sakit perut massal, Selasa (22/7/2025).
Saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki kasus tesebut. Sementara, ratusan pelajar tersebut telah menjalani perawatan di rumah sakit.
Waka Polresta Kupang Kota, AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H mengatakan, usai menerima laporan ratusan pelajar sakit perut massal, pihaknya langsung terjun ke lokasi dan rumah sakit tempat pelajar menjalani perawatan.
Baca Juga : Satu Tewas dan 12 Nelayan Hilang Usai Topan Bualoi Terjang Vietnam: Ratusan Rumah Rusak
"Ratusan pelajar ini di rawat di tiga rumah sakit berbeda, 45 pelajar di rawat di Rumah Sakit (RS) Siloam, 65 pelajar di RS Mamami dan 18 di RSUD S. K. Lerik. Jadi seluruh pelajar yang alami sakit sudah di rawat," terangnya.
Masih kata Agung, ratusan pelajar ini mengeluhkan sakit perut, mual dan diare. Sakit itu muncul secara bersamaan. Diduga dari faktor makanan yang dikonsumsi.
“Gejala yang dialami hampir serupa. Mereka mengeluh sakit perut, mual-mual, bahkan beberapa mengalami diare. Diduga faktor makanan, namun bisa saja faktor lainnya," bebernya.
Baca Juga : Ketua DPRD Sumut Diteriaki Pembohong ketika Janji untuk Berbenah
"Pihak sekolah juga cepat tanggap membawa ratusan pelajar ke rumah sakit agar segera mendapat penanganan medis,” tambahnya.
AKBP Agung juga mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih terus melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan sudah berkoordinasi dengan pihak runah sakit.
“Kami masih lakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebabnya. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk melakukan uji laboratorium. Sampel makanan dan minuman yang dikonsumsi pelajar hari ini sedang diperiksa," tutupnya.
Baca Juga : Peringatan Hardiknas 2026, Cerita Guru dan Siswa Menghadapi Perubahan Zaman
(Dra/nusantaraterkini.co).
