Nusantaraterkini.co,PASAMAN BARAT-Tim evakuasi dan pencarian korban banjir dan longsor kembali menemukan satu orang korban yang sebelumnya dinyatakan hilang. Korban yang ditemukan bernama Raffael Gusti Pratama (7 tahun), Warga Sinuruik Tinggam, Jorong Harapan, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat.
"Dengan penemuan ini, maka korban yang hilang tinggal tiga orang lagi. Tim tentunya akan terus mengupayakan yang terbaik dalam melakukan evakuasi," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat, Afrizal SE, kepada Nusantaraterkini, Jumat (5/12/2025) siang.
Baca Juga : Update Banjir dan Longsor Pasaman Barat: 50 Ribu Jiwa Terdampak, 3 Orang Meninggal Dunia, 4 Hilang
Dengan penemuan ini, sebut Afrizal, maka saat ini korban meninggal dari bencana banjir dan longsor di Kabupaten Pasaman Barat bertambah menjadi 5 orang. Sementara yang dinyatakan hilang berkurang dari yang sebelumnya 4 orang menjadi 3 orang.
Diberitakan sebelumnya, bencana alam berupa banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pasaman Barat, menyebabkan dampak kerusakan yang masif serta korban jiwa. Data terakhir menunjukkan total 50.596 jiwa terdampak di seluruh kabupaten. Musibah ini telah merenggut tiga korban jiwa meninggal dunia, empat orang dinyatakan hilang, dan lima orang mengalami luka-luka.
Selain itu, sebanyak 4.681 jiwa terpaksa mengungsi dari rumah mereka, dengan kerusakan infrastruktur perumahan mencapai 51 unit rusak berat, 19 unit rusak sedang, 15 unit rusak ringan, dan total 3.318 unit rumah terendam banjir. Selain itu, 14 unit rumah dilaporkan hanyut diterjang arus.
Baca Juga : Jalan Putus, Akses Jalan Panti-Talu-Simpang Empat dan Menuju Medan Lumpuh Total
Dampak bencana ini terasa merata di berbagai kecamatan. Kecamatan Talamau menjadi salah satu wilayah dengan dampak signifikan, mencatat satu korban meninggal dunia, empat orang hilang, dan 11 rumah hanyut. Sementara itu, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie mencatatkan jumlah pengungsi terbanyak, mencapai 3.177 jiwa dari total 13.716 jiwa terdampak.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
