Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Satu Lagi Korban PETI Tewas di Linggabayu

Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Lokasi PETI di Linggabayu kembali memakan korban jiwa. (Foto: Istimewa)

Nusantaraterkini.co, MADINA - Adanya informasi warga yang menyebutkan salah seorang pekerja Pertambangan Tanpa Izin (PETI) menggunakan mesin dongfeng inisial R (48) di pulo padang kecamatan Lingga bayu pada Jum’at (13/06/2025) lalu, di benarkan oleh Camat. 

Camat Lingga bayu, Edi Ikhsan ketika dikonfirmasi wartawan, Minggu (15/06/2025) via whatsapp menyebutkan peristiwa itu memang benar terjadi. Dan korbannya berinisial R warga Pulo padang.

"Benar. Satu penambang di Pulo Padang berinisial R. Saat ini Polisi masih mengecek di lokasi tambang tempat kejadian perkara," tulis Edi Ikhsan melalui WhatsApp, Minggu (15/06/2025) malam.  

Baca Juga : Diduga APH Jadi Penampung Emas Ilegal di Madina, Kapolres Janji Segera Tindak

Sementara itu, Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh, SH, SIK melalui Humas Polres Madina, Iptu Bagus Seto, SH menjelaskan bahwa terkait ada korban tewas akibat PETI Pulo padang ini masih melakukan penyelidikan dan minta keterangan saksi-saksi. 

“Saat ini masih melakukan penyelidikan, memintai saksi saksi di TKP,”ungkap Bagus yang juga menjabat sebagai KBO Reskrim Polres Madina. 

Namun hingga berita ini diterbit mengenai siapa pemilik mesin dongfeng dan lahan milik siapa masih belum diketahui.

Baca Juga : Lahan PT. PSU Digarap Mafia PETI di Kebun Patiluban: Penegak Hukum Diduga Tutup Mata

(mra/nusantaraterkini.co)