Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Sebelum Hendra Tarigan Tewas, Saksi Ini Sempat Dengar Suara Tembakan Lima Kali

Reporter :  Muhammad Alfi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Keluarga korban saat berada di RS Bhayangkara Tingkat II Medan, Selasa (26/8/2025). (Foto: Muhammad Alfi/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Terkait penembakan yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap empat orang warga di kawasan Jalan Sumbeken II, Desa Lau Gedeng, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, mulai mendapat titik terang.

Dimana, salah seorang pria yang merupakan saksi mata menjelaskan jika dirinya melihat langsung aksi penembakan yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban.

Baca Juga : Tewas Ditembak OTK, Hendra Tarigan Jalani Otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan

Menurut saksi bernama Boy Ginting (27), jika saat pristiwa itu terjadi, korban Hendra Tarigan (52) datang ke salah satu warung kopi untuk menjemput abangnya yang tengah minum di warung tersebut pada tanggal 25 Agustus 2025 sekira Pukul 22.00 WIB.

Sesampainya di warung, korban pun lantas berbicara kepada abangnya yang bernama Semangat Tarigan untuk menyuruhnya pulang.

Namuan secara tiba-tiba, terdengar suara tembakan kurang lebih sebayak lima kali yang membuat korban langsung tumbang di lantai.

"Arah tembakan itu datang dari warung sebelah kanan, terus saya angkat korban untuk dibawa ke rumah sakit," ujar Boy Ginting, Selasa (26/8/2025).

Masih menurut Boy, tembakan tersebut dilakukan oleh terduga pelaku berinisial MS yang merupakan pemilik warung.

"Pelaku yang saya lihat  satu orang, si SM yang merupakan pemilik warung tersebut," ungkapnya saat berada di depan ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Medan.

Selanjutnya, melihat korban telah jatuh bersimbah darah akibat tertembak di bagian kepala ini, warga pun langsung berusaha menolong korban dengan menaikannya ke dalam mobil untuk dibawa ke rumah sakit.

Namun, saat korban akan dibawa ke dalam mobil, aksi penembakan dilakukan lagi oleh pelaku. Pelaku menembaki ke arah mobil yang akan membawa korban Hendra Tarigan ke rumah sakit.

Karena itu, warga pun langsung kabur bersama korban Hendra Tarigan yang masih sempat berlari.

Baca Juga : Tidak Hanya Menewaskan Hendra Tarigan, Penyerangan Dilakukan Oleh OTK Turut Melukai 3 Warga Lain

Tiga orang warga lainnya bernama Hendrik, Ahmad dan Ari yang saat itu berusaha menolong, turut menjadi korban penembakan yang membuat ketiganya mengalami luka tembak di bagian kaki dan juga luka bacok di punggung. 

Pengacara Korban, Irwansyah Nasution atau yang akrab disapa Ibey, menduga pelaku dalam kasus ini lebih dari satu orang.

"Untuk korban seluruhnya ada empat orang, Satu meninggal dunia, dan yang tiga lagi menderita luka serempet peluru di kaki, luka tembak di kaki serta luka bacok di punggung," terang Ibey saat ditemui Nusantaraterkini.co di depan ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Medan, Selasa (26/8/2025).

(cw4/nusantaraterkini.co)